Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Pixabay_Ilustrasi Tenggelam

PARANGMAYA – 11 siswa tenggelam saat pembersihan sungai di Jawa Barat. Tercatat sekitar 150 siswa, berusia 13 hingga 15 tahun, berpartisipasi dalam pembersihan sungai. Namun, kegiatan itu diwarnai oleh peristiwa terceburnya 21 siswa ke dalam sungai tersebut.

Sebelas siswa yang meninggal dunia tersebut berasal dari Madrasah Tsanawiyah (MTs) Harapan Baru Cijantung, di Ciamis, Jawa Barat.

Sebelas siswa tenggelam, dan 10 lainnya berhasil diselamatkan, ketika kegiatan sekolah menggelar acara pembersihan sungai di provinsi Jawa Barat.

Pejabat setempat mengatakan pada hari Sabtu bahwa 150 siswa, berusia 13 hingga 15 tahun, berpartisipasi dalam pembersihan di sepanjang tepi sungai Cileueur ketika 21 dari mereka tergelincir ke dalam air.

“Cuacanya bagus dan tidak ada banjir bandang,” kata Deden Ridwansyah, Kepala SAR Bandung. “Anak-anak yang tenggelam itu saling berpegangan tangan. Salah satu dari mereka terpeleset dan yang lain mengikuti.”ungkapnya, sebagaimana dilansir dari Al Jazeera pada tanggal 16 Oktober 2021.

Berdasarkan sumber lainnya yaitu Wakil Manajer Pusdalops BPBD Jabar, Hadi Rahmat melalui keterangan tertulis mengungkapkan bahwa “Siswa MTs Harapan Baru Cijantung sedang melaksanakan latihan Pramuka dan kegiatan susur sungai di Sungai Cileueur. Beberapa jumlah siswa dan guru ada yang turun ke sungai untuk melakukan penyeberangan sungai dan ada sebagian siswa yang tenggelam,” jelasnya.

Warga dan tim penyelamat berhasil menyelamatkan 10 siswa, yang dikirim ke rumah sakit terdekat.

Semua korban ditemukan dan pencarian berakhir pada Jumat malam. Tim penyelamat menggunakan perahu karet besar untuk mencari para korban.***

 

Sumber : Al Jazeera

Artikel Terkait

Terkini Teraktual

Nawala / Newsletter