Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Pixabay_Ilustrasi Bully Attack

PARANGMAYA – Seorang mantan mahasiswa Boston College, Kamis, mengaku bersalah atas tuduhan pembunuhan tidak disengaja yang berasal dari apa yang dikatakan jaksa sebagai perannya dalam mendorong pacarnya untuk bunuh diri melalui pelecehan verbal, fisik, dan psikologis yang tak henti-hentinya.

Inyoung You, 23, mengajukan pembelaan di Pengadilan Tinggi Kabupaten Suffolk di Boston setelah mencapai kesepakatan pembelaan dengan jaksa di bawah Jaksa Wilayah Rachael Rollins yang dapat memungkinkan dia untuk menghindari hukuman penjara kapan pun.

Hakim Robert Ullmann memvonisnya dengan hukuman penjara 2,5 tahun dan 10 tahun masa percobaan dan melarangnya mengambil keuntungan dari kasusnya yang terkenal, kata jaksa. Jika dia mematuhi persyaratan masa percobaannya, dia bisa menghindari penahanan.

Jaksa mengatakan You mengirim Alexander Urtula yang berusia 22 tahun dalam dua bulan terakhir hubungan 18 bulan mereka 47.130 pesan teks, di mana dia melakukan kampanye pelecehan dan menyuruhnya untuk bunuh diri dan “mati,”sebagaimana dilansir dari Reuters pada Jumat, tanggal 24 Desember 2021.

Urtula, dari Cedar Grove, New Jersey, melompat ke kematiannya dari garasi parkir pada Mei 2019 beberapa jam sebelum kelulusannya.

Tuduhan itu memiliki kesamaan dengan kasus Michelle Carter yang terkenal di Massachusetts , yang dihukum pada tahun 2017 karena pembunuhan tidak disengaja dan dituduh mendorong pacar remajanya untuk melakukan bunuh diri dengan pesan teks dan panggilan telepon.

Anda telah melawan dakwaan, dan pengadilan tinggi negara bagian dijadwalkan pada bulan Februari untuk mendengar bandingnya atas putusan yang memungkinkan kasus 2019 untuk maju. Anda memutuskan untuk menyerahkan banding itu dan menerima tanggung jawab sebagai gantinya, kata pengacaranya.

“Hari ini menandai berakhirnya neraka hidup selama dua tahun yang telah menjungkirbalikkan hidup Ms. You,” kata pengacaranya, Steven Kim, dalam sebuah pernyataan.

Masa percobaannya membutuhkan perawatan kesehatan mental, 300 jam pelayanan masyarakat dan kesepakatan untuk tidak mendapat untung secara finansial dengan menjual ceritanya.***

Sumber : Reuters

Artikel Terkait

Terkini Teraktual