Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Twitter_Pic Formula E

PARANGMAYA – Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata sedang mendalami seluruh informasi terkait besarnya pembiayaan Formula E. Pihak penyidik KPK masih menelisik terkait “Kenapa harus membayar lebih dibandingkan kota-kota yang lain,”ungkapnya.

“Kenapa harus membayar lebih dibandingkan kota-kota yang lain. Mungkin dianggap sudah populer. Sudah bisa menarik wisatawan untuk menyaksikan Formula E dan seterusnya,”jelasnya.

Keterangan tersebut disampaikan olehnya di Gedung KPK, Jakarta Selatan, pada Kamis, tanggal 25 November 2021.

Pemprov DKI Jakarta diduga membayar lebih besar, dibandingkan dengan negara lain. Pihak DKI diperkirakan  membayar 122,102 juta poundsterling atau senilai Rp2,3 triliun, sebagaimana dilansir dari PMJNEWS pada Kamis, tanggal 25 November 2021.

Sedangkan negara lain rata-rata hanya mengeluarkan Rp1,7 miliar sampai Rp 17 miliar.

Pihak KPK mengatakan bahwa “Hal itu yang tentu nanti didalami oleh penyelidik, kenapa harus membayar sampai sedemikian mahal, dan seterusnya,” ungkapnya.

Pihak KPK juga sedang menelusuri aliran uang dalam ajang tersebut.

“Tentu saja, informasi-informasi itu yang nanti akan didalami oleh penyelidik. Alasan-alasan kenapa Pemprov DKI membayar sekian-sekian, dan transfernya ke mana,”pungkasnya.***

Sumber : PMJNEWS

Artikel Terkait

Terkini Teraktual

Nawala / Newsletter