Bagikan :

Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Pixabay_Ilustrasi Gempa Bumi

PARANGMAYA – Provinsi Maluku diguncang gempa sebanyak 2 kali dalam selang waktu 18 menit. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa pertama berkekuatan  Magnitudo (M) 5,7 meguncang Kabupaten Maluku Barat Daya. Sedangkan gempa kedua berkekuatan Magnitudo 5,4 mengguncang di Kabupaten Buru.

Kedua gempa bumi tersebut berturut-turut terjadi pada pukul 09:24 dan pukul 09:42 pada tanggal 24 Juni 2021. BMKG menyatakan bahwa walaupun diguncang gempa dua kali beruntun, tapi hal itu tidak berpotensi Tsunami. Sebagaimana dikutip dalam laman twitter milik BMKG pada Kamis tanggal 24 Juni 2021.

BMKG mencatat bahwa gempa pertama berlokasi 238 km Timur Laut Maluku Barat Daya dengan kedalaman 344 km. Peta guncangan, gempa bumi pertama tersebut dirasakan di Masohi berskala III MMI atau setara dengan getaran dirasakan nyata dalam rumah serasa getaran seakan akan truk berlalu.

Sedangkan gempa kedua belokasi 90 km Timur Laut Buru-Maluku dengan kedalaman 11 km. Tepatnya dikoordinat  2.54 Lintang Selatan dan 127.48 Bujur Timur. Peta guncangan dirasakan di wilayah Piru III MMI, Ambon dan Bula II-III MMI . Dengan tingkat ilustrasi getaran setara dengan getaran dirasakan nyata dalam rumah serasa getaran seakan akan truk berlalu.

BMKG mengimbau masyarakat antara lain: (1) Waspada pada gempa susulan yang mungkin terjadi (2) Warga perlu menghindari bangunan, yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa (3) Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa (4) pastikan tidak ada kerusakan akibat getaran gempa, yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

BPBD Kabupaten Maluku Barat Daya melaporkan  bahwa masyarakat tidak merasakan guncangan gempa.

Sedangkan BPBD Kabupaten Buru melaporkan bahwa gempa terasa lemah selama sekitar tiga detik. Hingga berita ini dirilis belum ada laporan korban jiwa maupun kerugian akibat gempabumi ini. Sementara itu, petugas masih terus melakukan pemantauan situasi pasca gempa, sebagaimana dilansir dari bnpb.go.id pada Kamis, tanggal 24 Juni 2021.

 

***

Sumber : Twitter dan bnpb.go.id