Bagikan :

Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Semeru Erupsi

PARANGMAYA – BNPB mencatat hingga hari ke lima, jumlah korban jiwa bertambah menjadi 43 orang. Ditambah warga luka-luka berjumlah 104 orang. Dengan rincian bahwa, sebanyak 32 orang mengalami luka berat, dan 82 lainnya luka sedang.

Tim Gabungan masih terus melakukan pencarian, dan pertolongan. Sasaran lokasinya antara lain : (1) Curah Kobokan (2) Kajar Kuning (3) Tambang Satuhan/Kebondeli Utara (3) Kampung Renteng (4) Kebondeli Selatan.

Sementara itu, tim lainnya juga terus melakukan pembersihan. Sekaligus, melanjutkan proses asesmen yang difokuskan di Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh.

Tim gabungan sempat menghentikan upaya tersebut, ketika terpantau awan hitam pekat dan mendung di sekitar Curah Kobokan.

Hal ini merujuk pada laporan visual, pada pukul 06.22 WIB, bahwa Gunung Semeru mengeluarkan asap putih tebal yang meluncur ke arah Barat – Barat Daya hingga 1.000 meter, sebagaimana dilansir dari situs bnpb.go.id pada tanggal 9 Desember 2021.

Sedangkan, lokasi pengungsian saat ini mengalami lonjakan menjadi 121 titik.

Lokasi pengungsian tersebut antara lain: (1) Kecamatan Pronojiwo ada 10 lokasi/525 jiwa (2) Kecamatan Candipuro 10 lokasi/2.331 jiwa (3) Kecamatan Pasirian 4 lokasi/1.307 jiwa (4)Kecamatan Lumajang 11 lokasi/335 jiwa (5) Kecamatan Tempeh 13 lokasi/640 jiwa (6) Kecamatan Sukodono 9 lokasi/204 jiwa (7)Kecamatan Senduro 4 lokasi/66 jiwa (8) Kecamatan Sumbersuko 7 lokasi/302 jiwa.

(9) Kecamatan Padang 3 lokasi/62 jiwa (10) Kecamatan Tekung 3 lokasi/67 jiwa (11) Kecamatan Yosowilangun 7 lokasi/89 jiwa (12)Kecamatan Kunir 7 lokasi/127 jiwa (13) Kecamatan Jatiroto 3 lokasi/59 jiwa (14) Kecamatan Rowokangkung 4 lokasi/37 jiwa

(15)Kecamatan Randuagung 6 lokasi/24 jiwa (16) Kecamatan Ranuyoso 1 lokasi/26 jiwa (17) Kecamatan Klakah 5 lokasi/45 jiwa (18)Kecamatan Gucialit 3 lokasi/11 jiwa (19) Kecamatan Pasrujambe 2 lokasi/212 jiwa (20) Kecamatan Tempursari 2 lokasi/23 jiwa  (21)Kecamatan Kedungjajang 7 lokasi/50 jiwa.

Tercatat juga, jumlah kerusakan dan kerugian infra struktur meliputi 31 fasilitas umum terdampak, hewan ternak sapi 764 ekor, kambing/domba 648 ekor dan unggas 1.578 ekor.***

Sumber : BNPB