Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

PARANGMAYA.COM – Beberapa waktu lalu publik sempat digemparkan oleh rendang babi. Berbagai reaksi keras publik atas temuan tersebut.

Diantara reaksi publik adalah Jawaban dari Ustadz Adi Hidayat yang memberikan reaksi atas pertanyaan Gus Miftah yang mengatakan “Sejak Kapan Rendang Punya Agama,” tanya Gus Miftah.

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan argumentasinya menggunakan kaidah Usul Figh.

Ustadz Adi mengatakan “Dalam kaidah ushul fiqh dikatakan Al-Adatu Muhakkamah kalau sudah melekat, sudah baik dikenal, maka jadi hukum, kalau sudah jadi hukum, maka dikenal oleh masyarakat, kalau berbeda dengan itu, maka akan ada sesuatu yang nyeleneh menyimpang,” tuturnya.

Dia mengambil alur logika yang pembanding yaitu “Kalau misalnya batik diklaim sama Malaysia mau tidak? Tidak, orang Indonesia akan mengatakan batik itu budaya Indonesia, sudah melekat karena itu tidak ingin diklaim oleh negara-negara lain,” jelasnya.

Sehingga ketika ada pertanyaan “Sejak Kapan Rendang Punya Agama? maka jawabannya adalah sejak Batik, Calung dan angklung punya kewarganegaraan,” ungkapnya.

Menyambung penjelasannya bahwa “Jangan pernah mengecilkan apapun apalagi bila sudah menjadi tradisi,” kata UAH dalam video tersebut.

  Terkini ! Babak Baru SekdaProv Jatim

Rendang itu produk masyarakat Minang, budaya Minang Falsafahnya berbunyi “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi KItabullah”. Karena itu setiap yang keluar dari Minang itu lekat dengan Syariat, walaupun produk makanan,” paparnya

“Jadi jangan tanyakan tentang agamanya, kalau bertanya tentang agama pada makanan, itu namanya pertanyaan kurang kerjaan,” lanjut UAH.

! Akun Yons menyajikan video pendek tentang pertanyaan Gus Miftah dan jawaban Ustadz Adi Hidayat. Dia mengatakan ” Ini jawaban Adi Hidayat tentang sejak kapan rendang punya agama !! tulisnya.

Adi Susanto III memposting jawaban Ustadz Adi Hidayat dan menuliskan singkat “Ustadz Adi Hidayat merespon Pertanyaan konyol Gus(HC) Miftah,”tulisnya.

***

Artikel Terkait

Terkini Teraktual

Nawala / Newsletter