Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Twitter_Pic BNPB

PARANGMAYA – BNPB melaporkan sebanyak 230 unit rumah di Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan mengalami kerusakan saat gempabumi magnitudo 7,4 mengguncang wilayah Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.

Seluruh anggota BPBD setempat telah turun ke lapangan untuk kaji cepat, dan monitoring dampak yang ditimbulkan dari gempabumi M7.4.

Selain kerusakan tersebut, tercatat satu unit gedung sekolah, dua bangunan tempat ibadah dan satu rumah jabatan kepala desa juga terdampak gempabumi yang berpusat di 7.95 Lintang Selatan dan 122.24 Bujur Timur.

BPBD setempat menambahkan bahwa kerusakan tersebut, mulai dari bangunan pagar beton, dinding hingga atap rumah warga.

Gempabumi M7,4 dirasakan dan berdampak di tiga provinsi antara lain : (1) Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah Kabupaten, Flores Timur, Kabupaten Sikka, Kabupaten Lembata, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Kepulauan Selayar, Kabupaten Buton, Kabupaten Wakatobi, Kabupaten Sabu Raijua, Kota Bau Bau dan Kabupaten Manggarai Barat.

(2) Provinsi Sulawesi Selatan yaitu Kota Makassar dan Kabupaten Selayar. (3) Provinsi Sulawesi Tenggara di Kabupaten Muna, sebagaimana dilansir dari bnpb.go.id pada tanggal 14 Desember 2021.

  Terkini ! Kapolri Berhasil Membongkar Peran Ferdy Sambo pada Tragedi Jumat Berdarah di Duren Tiga, Simak dan Lihat Videonya Disini !

Sebelumnya pihak BMKG merilis peringatan dini tsunami dari gempabumi M7.4 tersebut, namun pada pukul 12:32 menyatakan bahwa peringatan itu dinyatakan berakhir.

BMKG  juga mencatat setidaknya sudah terjadi lima kali gempabumi susulan (aftershock) usai gempabumi M 7.4, antara lain : (1)Magnitudo 5.6 pada pukul 10.41 WIB di 7.81 Lintang Selatan dan 122.34 Bujur Timur (2) Magnitudo 5.5 pada pukul 10.47 WIB di 7.55 Lintang Selatan dan 121.75 Bujur Timur

(3) Magnitudo 5.0 pada pukul 12.46 WIB di 7.45 Lintang Selatan dan 121.38 Bujur Timur, (4) Magnitudo 5.4 pada pukul 15.31 WIB di 7.59 Lintang Selatan dan 122.40 Bujur Timur (5) Magnitudo 5.2 pada pukul 15.57 WIB di 7.70 Lintang Selatan dan 122.40 Bujur Timur.

  Tersangka Fedry Sambo Terancam Hukuman Mati, Ini Penjelasannya !

***

Sumber : BNPB

Artikel Terkait

Terkini Teraktual