Bagikan :

Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Pixabay_Ilustrasi Tambang

Ketua Menteri Delhi Arvind Kejriwal, memperingatkan krisis listrik di ibu kota India. Pasalnya, India kekurangan batu bara, sehingga  memicu pemadaman listrik, di beberapa negara bagian timur dan utara.

“Delhi bisa menghadapi krisis listrik, di mana dia juga membagikan salinan surat kepada Perdana Menteri Narendra Modi yang menandai kekurangan bahan bakar di pembangkit listrik di dan sekitar Delhi,”kata Kejriwal dalam tweet (9/10/2021)

Kejriwal mendesak pemerintah federal, untuk mengalihkan pasokan batu bara, dan gas ke utilitas yang memasok ibu kota. Karena kota itu memiliki pusat-pusat strategis kepentingan nasional. Diantaranya adalah pasokan untuk rumah sakit, dan pusat vaksinasi virus corona.

Kekurangan batu bara yang melumpuhkan, telah berakibat pada kekurangan pasokan di negara bagian seperti Bihar, Rajasthan dan Jharkhand.

Sehingga penduduk di wilayah tersebut mengalami, pemadaman listrik hingga 14 jam sehari, sebagaimana dilansir dari Reuters pada tanggal 10 Oktober 2021.

Pihak berwenang India mengatakan, akan memfasilitasi pasokan gas untuk memungkinkan dua pembangkit listrik, di Delhi agar bisa beroperasi.

NTPC Ltd (NTPC.NS) yang dikelola negara, telah diarahkan untuk meningkatkan stok batubara ke pembangkit listrik.

Di India, lebih dari setengah dari 135 pembangkit listrik tenaga batu bara, yang memasok sekitar 70% listrik negara itu, memiliki stok bahan bakar untuk bertahan kurang dari tiga hari.

Permintaan tenaga industri, telahmelonjak di India setelah gelombang kedua pandemi virus corona. Peningkatan aktivitas ekonomi yang mendorong konsumsi batu bara di konsumen komoditas terbesar kedua di dunia itu.***

Sumber : Reuters