Empat Jurnalis Iran Hilang Setelah Penggerebekan di Kantor Redaksi

f582d999399bc3bbc6a89cc3f9a643beb1752eda-800x450.jpg

PARANGMAYA.COM – Empat jurnalis dari outlet media Fardaye Eghtesad telah hilang sejak 5 Februari di tengah semakin ketatnya tindakan keras terhadap perbedaan pendapat di bawah rezim yang melemah.

Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA) yang berbasis di AS mengungkapkan pada hari Minggu bahwa tiga jurnalis video, Mehrdad Asgari, Nikan Khabazi, Ali Tasnimi dan wakil pemimpin redaksi surat kabar berhaluan liberal, Behzad Bahmannejad, dibawa ke penjara. lokasi yang tidak diketahui pada hari Jumat setelah ditahan di kantor redaksi selama empat hari.

adsbygoogle


Maryam Shokrani, seorang reporter ekonomi, mengatakan para jurnalis tersebut tidak berkomunikasi dengan keluarga mereka, sehingga menimbulkan kekhawatiran tentang keberadaan mereka.

Pada Senin sore, sekitar 30 jurnalis ditahan secara sewenang-wenang di kantor oleh aparat keamanan tanpa penjelasan apa pun. Beberapa berhasil memberi tahu keluarga mereka bahwa ponsel dan komputer mereka disita selama penahanan.

Meski ada yang sudah keluar dari kantor pada Selasa pagi, lima lainnya masih tetap tinggal.

Pengadilan mengklaim penggerebekan itu tidak ada hubungannya dengan kegiatan jurnalistik dan tuduhan-tuduhan terpisah sedang diselidiki.

Federasi Jurnalis Internasional melaporkan pada bulan Juli bahwa setelah pembunuhan Mahsa Amini, setidaknya 100 jurnalis di Iran telah ditahan, dengan lebih dari 21 di antaranya dijatuhi hukuman total 77 tahun penjara.

Terkini

PARANGMAYA.COM – Kerajaan Maritim Majapahit bediri diantara beberapa prahara besar. Prahara yang melumat 2 kerajaan Jawa yaitu Singhasari dan Daha. Ditambah dengan pengusiran ekspansi imperium mongol ke tanah Jawa. Ketiga...