Iran memuji Afrika Selatan karena membawa Israel ke pengadilan atas genosida di Gaza

489d283f-8fa3-4f62-828d-a6ba5f96caab.PNG

Presiden Iran Ebrahim Raeisi mengatakan kasus genosida Afrika Selatan terhadap Israel di Mahkamah Internasional (ICJ) telah menarik kekaguman semua pencari kebebasan di seluruh dunia, beberapa jam sebelum pengadilan mengumumkan keputusan sementaranya.

Selama percakapan telepon dengan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa pada Kamis malam, Raeisi memuji inisiatif “berani” tersebut, dan menekankan bahwa langkah tersebut diambil oleh negara yang telah mengalami ancaman rasisme dan genosida selama bertahun-tahun.

adsbygoogle


“Langkah ini dipuji tidak hanya oleh dunia Muslim tetapi juga oleh semua pencari kebebasan di seluruh dunia,” kata presiden Iran, menurut layanan persnya.

Raeisi menambahkan bahwa rezim Tel Aviv dan para pendukungnya pasti akan berusaha menghalangi proses hukum, dengan menyatakan bahwa “Semua negara di dunia mengharapkan ICJ untuk menegakkan keadilan dan mengeluarkan putusan yang mengecam rezim kriminal Zionis.”

Ia menyatakan, kasus genosida Afrika Selatan terhadap Israel terkait perang Gaza terjadi di tengah sikap apatis dan tidak adanya tindakan organisasi internasional untuk menghentikan konflik tersebut.

Kasus ini sekali lagi akan mencatat dalam sejarah nama-nama pemimpin Afrika Selatan yang anti-apartheid dan pencari keadilan, kata Raeisi.

Di tempat lain, presiden Iran melanjutkan dengan mengatakan bahwa Teheran bertekad untuk memanfaatkan potensi yang ada, dan mengembangkan lebih lanjut hubungan dengan Pretoria di berbagai bidang politik, perdagangan, ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sementara itu, Ramaphosa menggambarkan Iran sebagai sekutu terpercaya yang selalu mendukung negaranya di masa-masa sulit.

Presiden Afrika Selatan mengatakan dia senang bahwa negara-negara berpengaruh dan pasifis seperti Republik Islam Iran telah mendukung bangsa Palestina dan menuntut pemulihan hak-hak mereka.

Dia menunjukkan bahwa penentangan sekutu tertentu Israel terhadap kasus ICJ tidak akan menghalangi Pretoria untuk berperang melawan genosida dan tindakan kriminal yang dilakukan rezim Tel Aviv.

“Negara-negara tersebut telah lama menerapkan pendekatan munafik dan menipu dalam hubungan internasional. Namun, bencana yang terjadi di Gaza telah memperlihatkan sifat aslinya, dan negara-negara di dunia kini menyadari bahwa mereka sama sekali tidak peduli dengan nyawa manusia,” kata Ramaphosa.

Afrika Selatan mengajukan gugatan terhadap Israel pada akhir Desember, dengan menyatakan bahwa tindakan Israel “bersifat genosida karena dimaksudkan untuk menghancurkan sebagian besar kelompok nasional, ras, dan etnis Palestina.”

Terkini

PARANGMAYA.COM – Kerajaan Maritim Majapahit bediri diantara beberapa prahara besar. Prahara yang melumat 2 kerajaan Jawa yaitu Singhasari dan Daha. Ditambah dengan pengusiran ekspansi imperium mongol ke tanah Jawa. Ketiga...