Israel mengepung rumah sakit utama Khan Younis, membunuh puluhan orang saat menunggu makanan di Kota Gaza

7bc28dd4-c3fb-4f3f-a771-4630afcbf937.jpg

Dalam tindakan agresi terbarunya dalam kampanye genosida terhadap warga Palestina di Gaza, rezim Israel telah menyerang ribuan warga Palestina yang sedang mengantri untuk mendapatkan makanan di Kota Gaza yang hancur.

Kementerian Kesehatan Gaza dalam sebuah pernyataan mengkonfirmasi pada hari Kamis bahwa sedikitnya 20 orang tewas dan 150 lainnya terluka, menambahkan bahwa jumlah tersebut kemungkinan akan meningkat karena banyak orang menderita luka serius.

adsbygoogle


Serangan di Gaza utara yang hancur akibat perang terjadi di Bundaran Kuwait, sebelah timur lingkungan Zeitoun.

Tank-tank Israel menembakkan peluru dan peluru tajam ke arah warga Palestina di daerah tersebut.

Para korban dibawa ke Rumah Sakit al-Shifa, yang kehabisan pasokan medis dan hanya memiliki beberapa dokter yang bekerja.

Penembakan Israel meningkat di sekitar rumah sakit dan tempat penampungan yang terkepung di kota selatan Khan Yunis, yang telah menjadi fokus serangan udara rezim.

Kementerian Kesehatan mengatakan rumah sakit telah kehabisan obat anestesi, obat penghilang rasa sakit, dan makanan.

Petugas medis Palestina mengatakan tank-tank Israel telah memotong dan menembaki sasaran di sekitar dua rumah sakit utama kota yang masih berfungsi, Nasser dan Al-Amal, menjebak tim medis, pasien, dan pengungsi yang berlindung di dalam atau di dekatnya.

Breaking: 20 tewas dan 150 luka-luka dalam penembakan penduduk sipil oleh pendudukan Israel saat menunggu bantuan di bundaran Kuwait di Gaza timur.

@EuroMedHR memperingatkan dalam dua pernyataan sebelumnya tentang pembunuhan terus-menerus oleh Israel terhadap warga yang menunggu bantuan, namun tidak ada tindakan… pic.twitter.com/3ugrIE8kRi

— Ramy Abdu| رامي عبده (@RamAbdu) Januari 25, 2024

Pengepungan militer Israel terhadap rumah sakit utama Khan Younis membuat tim penyelamat hampir tidak mungkin menjangkau korban luka atau mengumpulkan korban tewas.

Sementara itu, serangan udara menghantam kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah, menewaskan beberapa anak lagi.

Pejabat kesehatan Gaza juga mengatakan setidaknya 50 warga Palestina tewas di Khan Younis dalam 24 jam terakhir, termasuk dua anak-anak dalam serangan udara Israel yang menghantam sebuah rumah tempat tinggal.

Israel telah meningkatkan serangan udara dan darat terhadap Khan Yunis, sehari setelah menargetkan tempat penampungan PBB yang menampung pengungsi Palestina di kota yang sama di Gaza selatan.

Pada hari Rabu, PBB mengatakan tank-tank Israel menyerang sebuah kompleks besar PBB di Gaza yang menampung pengungsi Palestina, menewaskan sedikitnya selusin orang dan melukai 75 orang.

Terkini

PARANGMAYA.COM – Kerajaan Maritim Majapahit bediri diantara beberapa prahara besar. Prahara yang melumat 2 kerajaan Jawa yaitu Singhasari dan Daha. Ditambah dengan pengusiran ekspansi imperium mongol ke tanah Jawa. Ketiga prahara diatas, dinahkodai oleh begawan politik, bernama Arya Wiraraja. Arya Wiraraja bukanlah politilisi murahan, yang hanya memburu harta maupun jabatan. Baginya politik itu adalah pertaruhan […]

...