Keluarga para tawanan Israel menyerbu Knesset di tengah kemarahan terhadap Netanyahu

71b092ff-8e3b-45be-a16e-8a22f1542c77.jpg

Para pengunjuk rasa Israel terlihat di diskusi Komite Keuangan Knesset sambil memegang poster bertuliskan, “Anda tidak akan duduk di sini sementara mereka mati di sana.”

Pengunjuk rasa Israel menyerbu sidang komite parlemen di al-Quds di tengah meningkatnya kemarahan atas penolakan Benjamin Netanyahu untuk menyetujui kesepakatan untuk mengakhiri permusuhan di Gaza dan membebaskan tawanan Israel.

adsbygoogle


Sekelompok 20 orang menghadiri diskusi Komite Keuangan Knesset pada hari Senin, menuntut tindakan dari anggota parlemen untuk membebaskan anggota keluarga mereka yang ditahan oleh pejuang gerakan perlawanan Palestina Hamas sejak 7 Oktober 2023.

Seorang wanita mengangkat foto tiga anggota keluarganya dan berkata, “Hanya satu yang ingin saya hidupkan kembali, satu dari tiga!”

Pengunjuk rasa lainnya, yang mengenakan kaos hitam, mengacungkan tanda bertuliskan, “Anda tidak akan duduk di sini sementara mereka mati di sana.”

“Lepaskan mereka sekarang, sekarang, sekarang!” mereka berteriak.

Sekelompok pengunjuk rasa juga berkumpul di luar kediaman Netanyahu di pesisir pantai, menyerukan agar pemimpin rezim tersebut bekerja demi pembebasan tawanan Israel.

Netanyahu sejauh ini menolak kesepakatan apa pun dengan Hamas untuk pembebasan tawanan. Pada hari Minggu, dia sekali lagi menolak persyaratan yang diajukan oleh Hamas untuk mengakhiri konflik dengan imbalan pembebasan sandera. Ia mengatakan prospek seperti itu berarti “menyerah.”

Dari 253 tawanan yang menurut Israel ditangkap Hamas selama Operasi Badai Al-Aqsa pada 7 Oktober, rezim yakin 132 orang masih berada di Gaza, 104 di antaranya diperkirakan masih hidup.

Semakin banyak laporan yang menunjukkan bahwa pasukan militer Israel mungkin bertanggung jawab atas kematian tentara mereka sendiri dalam tahanan Hamas.

Pada hari Jumat, ibu dari seorang tentara Israel yang terbunuh dan ditawan oleh Hamas mengatakan pasukan rezim membunuh putranya dengan gas ketika dia ditahan di sebuah terowongan di Gaza.

Dan Hamas mengatakan pada pertengahan Januari bahwa dua sandera tewas dalam serangan udara Israel di Gaza.

Website Press TV juga dapat diakses di alamat alternatif berikut:

www.presstv.co.uk

Terkini

PARANGMAYA.COM – Kerajaan Maritim Majapahit bediri diantara beberapa prahara besar. Prahara yang melumat 2 kerajaan Jawa yaitu Singhasari dan Daha. Ditambah dengan pengusiran ekspansi imperium mongol ke tanah Jawa. Ketiga...