Ketua politik PBB memperingatkan akan adanya peningkatan jumlah korban jiwa seiring dengan semakin dekatnya perang tahun ketiga di Ukraina

Ketua politik PBB memperingatkan akan adanya peningkatan jumlah korban jiwa seiring dengan semakin dekatnya perang tahun ketiga di Ukraina

PARANGMAYA.COM – Saat memberikan pengarahan kepada Dewan Keamanan, Kepala Urusan Politik dan Pembangunan Perdamaian Rosemary DiCarlo mengatakan kepada para duta besar: “Kita belum mendekati akhir dari perang ilegal dan tidak dapat dibenarkan ini”.

“Semakin hari berlalu, dampak yang ditimbulkan – dan sedang terjadi – akibat konflik ini terhadap Ukraina, juga terhadap perdamaian dan keamanan global serta hukum internasional, menjadi semakin jelas,” katanya, seraya menambahkan:

adsbygoogle


“Hanya solusi yang sejalan dengan Piagam PBB, hukum internasional, dan resolusi Majelis Umum PBB yang akan mencapai perdamaian yang adil dan abadi.”

Ibu DiCarlo menyoroti upaya kemanusiaan, termasuk inisiatif lokal dan yang dipimpin perempuan untuk menyalurkan bantuan kepada mereka yang membutuhkan.

Dia mencatat seruan kemanusiaan senilai $4,2 miliar yang diluncurkan oleh PBB dan mitranya untuk mendukung komunitas yang terkena dampak di seluruh Ukraina, pengungsi Ukraina, dan komunitas tuan rumah.

Jumlah korban tewas meningkat Sejak invasi besar-besaran Rusia pada Februari 2022, 30.041 korban sipil telah dikonfirmasi oleh kantor hak asasi manusia PBB (OHCHR), termasuk 10.382 orang tewas dan 19.659 lainnya luka-luka. Jumlah sebenarnya mungkin lebih tinggi.

Jumlah korban sipil meningkat secara signifikan pada bulan Desember 2023 dan Januari dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, membalikkan tren penurunan korban sipil di awal tahun, kata pejabat senior PBB.

OHCHR memverifikasi bahwa 158 warga sipil tewas dan 483 terluka pada bulan Januari.

“Saya harus menggarisbawahi sekali lagi bahwa serangan terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil, dimanapun terjadi, dilarang berdasarkan hukum internasional. Hal ini tidak dapat diterima dan harus segera dihentikan,” kata Ms. DiCarlo.

Pengawas atom PBB akan mengunjungi Pabrik ZaporizhzhyaSementara itu di Ukraina, Rafael Grossi, kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) PBB akan mengunjungi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia – yang terbesar di Eropa.

Ini akan menjadi kunjungannya yang keempat ke pembangkit listrik tersebut, yang enam reaktornya telah dimatikan selama hampir 18 bulan, namun masih menyimpan sejumlah besar bahan bakar nuklir yang harus dijaga agar tetap cukup dingin, kata badan tersebut dalam siaran persnya.

Tujuan dari misi ini adalah untuk menilai status sistem tenaga dan pendingin saat ini yang penting bagi keselamatan pembangkit listrik dan tingkat staf yang memenuhi syarat di lokasi.

Menurut informasi terkini IAEA mengenai situasi di Ukraina, pengumuman baru dari pabrik yang diduduki menyatakan bahwa tidak ada karyawan operator nasional Ukraina, Energoatom, yang diizinkan untuk terus bekerja di lokasi tersebut.

Terkini

PARANGMAYA.COM – Kerajaan Maritim Majapahit bediri diantara beberapa prahara besar. Prahara yang melumat 2 kerajaan Jawa yaitu Singhasari dan Daha. Ditambah dengan pengusiran ekspansi imperium mongol ke tanah Jawa. Ketiga...