Bagikan :

Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Pixabay_Ilustrasi Covid-19 Delta Plus

PARANGMAYA – Indonesia sudah menjadi episentrum COVID-19 di Asia, dengan jumlah pasien di rumah sakit yang membludak, terutama di pulau Jawa yang padat penduduk dan Bali, ditambah dengan pasokan oksigen menipis.

Indonesia akhirnya memperpanjang pembatasan COVID-19 untuk seminggu kedepan. Tepatnya, hingga 2 Agustus untuk mencoba menekan infeksi. Presiden Joko Widodo telah mengumumkan, setelah pemerintah mengatakan bahwa, akan menambah lebih banyak unit perawatan intensif, di tengah peningkatan kematian, sebagaimana dilansir dari AlJazeera pada Minggu, tanggal 25 Juli 2021.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia atas pengertian dan dukungannya terhadap pembatasan yang berlaku selama 23 hari ini,” kata Presiden yang akrab disapa Jokowi itu, Minggu, seraya menambahkan bahwa infeksi COVID dan hunian tempat tidur rumah sakit telah menurun, tanpa merinci seberapa banyak.

Pembatasan kali ini jauh lebih longgar dari pembatasan sebelumnya, Jokowi mengatakan pemerintah akan secara bertahap menyesuaikan beberapa pembatasan pada “beberapa kegiatan”, sambil mengizinkan pasar tradisional dan restoran dengan area terbuka untuk dibuka, dengan beberapa batasan.

Beberapa bisnis, mulai dari salon dan binatu hingga bengkel kendaraan, kini diizinkan buka***

 

Sumber : Al Jazeera