Pemimpin Iran menyerukan negara-negara Muslim untuk memutus jalur vital rezim Israel

eb383d69-8af7-4cb2-9de8-e7e2a2fe76f1.jpg

Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei bertemu dengan mereka yang memimpin kongres 24.000 syuhada di Provinsi Teheran pada 23 Januari 2024. (Foto oleh khamenei.ir)

Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei telah meminta negara-negara Muslim untuk memperburuk hubungan politik dan ekonomi mereka dengan rezim Israel, dan memutus jalur vital Tel Aviv.

adsbygoogle


Ayatollah Khamenei menyampaikan pernyataan tersebut pada hari Selasa dalam pertemuan dengan para penanggung jawab kongres 24.000 syuhada di Provinsi Teheran.

Rahbar mengkritik para pejabat Muslim karena membuat pernyataan yang “salah” mengenai perang genosida Israel di Jalur Gaza, dan mengatakan bahwa pernyataan tersebut mengangkat isu-isu seperti gencatan senjata, yang berada di luar kendali mereka dan terletak di tangan musuh jahat Zionis.

“Masalah yang ada di tangan para pejabat negara-negara Muslim adalah memutus jalur vital rezim Zionis,” tambah Ayatollah Khamenei.

“Negara-negara Muslim harus memutuskan kontak politik dan ekonomi mereka dengan rezim Zionis dan tidak membantu rezim ini.”

Pemimpin menegaskan bahwa bangsa Palestina akan muncul sebagai pemenang meskipun ada kesulitan dan tindakan yang tidak pantas dari otoritas negara-negara Muslim.

“Kemenangan rakyat Gaza sudah pasti dan akan terjadi dalam waktu yang tidak lama lagi.”

Website Press TV juga dapat diakses di alamat alternatif berikut:

www.presstv.co.uk

Terkini

PARANGMAYA.COM – Kerajaan Maritim Majapahit bediri diantara beberapa prahara besar. Prahara yang melumat 2 kerajaan Jawa yaitu Singhasari dan Daha. Ditambah dengan pengusiran ekspansi imperium mongol ke tanah Jawa. Ketiga prahara diatas, dinahkodai oleh begawan politik, bernama Arya Wiraraja. Arya Wiraraja bukanlah politilisi murahan, yang hanya memburu harta maupun jabatan. Baginya politik itu adalah pertaruhan […]

...