Iran berhak menanggapi serangan Israel: Kementerian Luar Negeri

Iran reserves right to respond to Israeli attack: Foreign Ministry

“Republik Islam Iran memiliki hak yang sah dan melekat berdasarkan hukum internasional dan Piagam PBB untuk menanggapi dengan tegas tindakan teroris tersebut,” katanya dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa.

Tujuh penasihat militer Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) tewas pada hari Senin dalam serangan Israel terhadap Konsulat Iran di ibu kota Suriah.

adsbygoogle


Kementerian Luar Negeri mengatakan bahwa agresi baru menunjukkan “puncak keputusasaan, ketidakberdayaan dan disorientasi strategis” rezim Zionis menyusul kegagalan militer, politik dan moral di Jalur Gaza.

“Jelas bahwa Zionis gagal menghentikan kekuatan perlawanan di Jalur Gaza, kini mereka melakukan segala upaya putus asa dan menyedihkan untuk keluar dari isolasi politik dan internasional mereka di dunia,” tambahnya.

Kementerian lebih lanjut mencatat bahwa serangan terhadap konsulat Iran merupakan pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional, terutama Konvensi Wina tentang Hubungan Diplomatik tahun 1961, Konvensi tentang Pencegahan dan Penghukuman Kejahatan terhadap Orang yang Dilindungi Secara Internasional, termasuk Agen Diplomatik, dan PBB tahun 1973. Piagam.

Iran mengharapkan masyarakat internasional mengutuk serangan yang melanggar hukum ini, katanya.