Iran Memberi Tahu Rusia Tentang Serangan Teror Moskow – Laporkan

a0568beb8a99b025a26006b4b81407aec909eaeb-1080x720.jpg

PARANGMAYA.COM – Sebelum pembantaian gedung konser di Moskow bulan lalu, Iran telah memperingatkan sekutunya Rusia tentang serangan teror yang akan terjadi, menurut Reuters.

Setidaknya 144 orang tewas dalam serangan yang diklaim dilakukan oleh ISIS, yang mengakibatkan orang-orang bersenjata melepaskan tembakan di Balai Kota Crocus.

adsbygoogle


Beberapa hari sebelum penembakan di ibu kota Rusia, Teheran diduga telah mengirimkan peringatan ke Moskow, melalui informasi intelijen yang diperoleh dari wawancara dengan teroris ISIS terkait dengan dua pemboman mematikan di Iran pada bulan Januari.

Pasca serangan teror yang menewaskan sekitar 100 orang di Kerman, Iran mengklaim telah menangkap 35 orang, termasuk seorang komandan cabang ISIS-Khorasan (ISIS-K) yang berbasis di Afghanistan, yang mengaku bertanggung jawab atas serangan di Iran, yang terburuk sejak serangan tersebut. berdirinya Republik Islam.

Serangan terhadap pertemuan pelayat di Kerman Iran oleh ISIS pada awal Januari 2024Sumber lain mengatakan kepada Reuters bahwa Teheran gagal memberikan informasi intelijen spesifik kepada Moskow seperti lokasi dan waktu serangan, meskipun memperingatkan bahwa anggota ISIS-K telah melakukan perjalanan ke Rusia, gagal menggagalkan penembakan mematikan tersebut.

Hubungan antara Iran dan Rusia semakin dalam sejak perang di Ukraina, di mana Iran menyediakan drone yang digunakan dalam serangan Rusia. Kedua negara yang terkena sanksi juga menjadi sekutu finansial utama dalam menghindari tindakan keras global.

Hubungan keamanan dan intelijen terus semakin erat antara kedua negara paria tersebut. Pada bulan Juli, Iran dan Rusia menandatangani perjanjian kerja sama baru untuk memperluas kerja sama keamanan bilateral dan penegakan hukum, yang ditandatangani antara kepala polisi Iran, Ahmad Reza Radan, dan kepala pengawal nasional Rusia, Viktor Zolotov.

Kemudian pada bulan Desember, parlemen Iran menyetujui rancangan undang-undang yang bertujuan untuk membina kerja sama dengan Rusia di bidang keamanan informasi. Terdiri dari sembilan pasal, RUU tersebut berfokus pada pemberantasan ancaman dunia maya, memperkuat langkah-langkah keamanan informasi, dan membina kolaborasi antara Iran dan Rusia. Klausul utama dalam undang-undang ini membahas pertukaran informasi dan kerja sama dalam penuntutan pelanggaran pidana antara kedua negara. Latihan militer antara kedua negara dan sekutunya Tiongkok juga semakin sering dilakukan.

Serangan itu merupakan pukulan besar bagi Kremlin, yang dikenal dengan jaringan intelijen tingkat tinggi di dalam dan luar negeri. Baik serangan di Kerman Iran maupun Moskow melibatkan warga negara Tajikistan, ISIS-K yang secara agresif merekrut dari negara bekas republik Soviet yang miskin itu dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun ISIS sebagian besar telah dikalahkan di Irak dan Suriah, ISIS-K tetap kuat, meliputi Iran, Turkmenistan, dan Afghanistan.