Serangan Udara Israel Tewaskan Komandan Iran di Suriah

df87ca6742b2f8ddbe81fc09e69cd2edbd486f77-1080x645.jpg

PARANGMAYA.COM – Serangan udara Israel yang menargetkan gedung konsulat Iran di dekat kedutaan besarnya di Damaskus menewaskan seorang komandan senior Garda Revolusi dan beberapa pejabat Iran pada hari Senin.

Sumber keamanan mengungkapkan kepada Reuters bahwa serangan itu mengakibatkan kematian Mohammad Reza Zahedi, pemimpin senior Pasukan Quds Korps Pengawal Revolusi Iran (IRGC). Selain itu, TV Al Alam berbahasa Arab Iran melaporkan kehancuran total gedung konsulat Iran di Suriah.

adsbygoogle


Menurut laporan lanjutan, Jenderal Haji Rahimi, wakil jenderal Pasukan Quds Zahedi, juga tewas dalam serangan tersebut.

Duta Besar Iran untuk Suriah, Hossein Akbari, yang tidak terluka, mengatakan setidaknya lima orang tewas dalam serangan itu dan tanggapan Teheran akan “keras”.
Kantor berita Suriah, SANA, mengkonfirmasi kerusakan signifikan pada sebuah bangunan di lingkungan Mezzeh, dan bangunan di sekitarnya juga terkena dampaknya.

Wartawan Reuters di lokasi kejadian di distrik Mezzeh di Damaskus melihat pekerja darurat memanjat puing-puing bangunan yang hancur di dalam kompleks diplomatik, berdekatan dengan gedung utama kedutaan. Kendaraan darurat diparkir di luar. Sebuah bendera Iran digantung di tiang di depan puing-puing.

Menteri Luar Negeri dan Menteri Dalam Negeri Suriah keduanya terlihat di lokasi kejadian.

Israel, yang telah berulang kali menyerang sasaran-sasaran Iran selama perang enam bulan di Gaza, menolak mengomentari insiden tersebut, mengikuti praktik yang biasa dilakukan, menurut laporan Reuters. Seorang juru bicara militer Israel mengatakan: “Kami tidak mengomentari laporan di media asing.”

Serangan udara Israel baru-baru ini semakin intensif setelah invasi Hamas yang didukung Iran ke Israel pada tanggal 7 Oktober, dengan fokus menargetkan personel senior Iran dan pangkalan yang terkait dengan IRGC Iran. Beberapa pasukan milisi di Suriah mendapat kecaman dan Zahedi adalah komandan terbaru yang menjadi sasaran serangkaian pembunuhan tahun ini saja.

Televisi pemerintah Iran mengatakan beberapa “diplomat” Iran telah terbunuh. Kantor berita Iran Tasnim melaporkan lima orang tewas dalam serangan Israel. Kantor berita Suriah, SANA, melaporkan jumlah korban tewas dan cedera yang tidak disebutkan secara pasti.

Keterlibatan Iran dalam perang saudara di Suriah, yang dimulai lebih dari satu dekade lalu untuk mendukung rezim Presiden Bashar al-Assad telah menjadi sumber perselisihan dengan Israel. Melihat kehadiran pasukan Iran di Suriah sebagai ancaman langsung, Israel secara konsisten menargetkan pangkalan dan konsentrasi senjata mereka sejak tahun 2017.