Perhatikan Beberapa Hal saat Berbuka Puasa

Ramadan, Momentum Pengendalian Diri

Puasa, ibadah menahan diri dari makan dan minum sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Tak hanya bernilai pahala di sisi Tuhan, namun menyimpan manfaat kesehatan.

Kemantapan dan keberkahan dalam berpuasa juga dipangaruhi cara berbuka. Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatian saat berbuka puasa.

adsbygoogle


Menyegerakan Berbuka
Anjuran ini tak hanya bernilai pahala, tapi juga beralasan secara medis. Menunda berbuka dapat menurunkan gula darah secara drastis, sehingga memicu rasa lemas dan pusing. Karenanya, segeralah berbuka saat azan Magrib berkumandang.

Rasulullah bersabda yang artinya: Dari Sahl bin Sa’d, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Manusia akan terus dalam kebaikan selama mereka tidak menunda berbuka”.

Memulai dengan Makanan Ringan
Sistem pencernaan yang terbiasa dengan keadaan kosong selama berpuasa, perlu beradaptasi kembali saat menerima makanan.

Hindari langsung menyantap makanan berat. Awali dengan buah kurma, segelas air putih, atau sup hangat. Kurma, makanan kesukaan Rasulullah SAW saat berbuka. Mudah dicerna dan mengandung gula alami yang cepat terserap tubuh.

Perbanyak Minum Air
Selama berpuasa, tubuh mengalami dehidrasi. Karenanya, minum air putih dalam jumlah cukup saat berbuka menjadi sangat penting.

Anjurannya adalah dua gelas air putih, dilanjutkan dengan asupan cairan bertahap sepanjang malam hingga sahur. Ini membantu mengembalikan keseimbangan cairan tubuh dan mencegah gangguan ginjal.

Makan Perlahan dan Berhenti saat Kenyang
Berpuasa melatih kesabaran dan pengendalian diri. Jaga semangat ini saat berbuka. Kunyah makanan secara perlahan dan nikmati setiap suapan.

Perhatikan sinyal tubuh dan berhentilah makan saat merasa kenyang, meski hidangan masih tersisa. Makan berlebihan setelah berpuasa dapat mengganggu sistem pencernaan dan memicu kembung. (red)