Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Net_UMKM Ngawi_ Khofifah

PARANGMAYA.COM – Pemprov Jatim bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus mendukung tumbuh dan berkembangnya industri kreatif dan pelestarian budaya Indonesia. Termasuk di dalamnya perkembangan industri fashion berbahan dasar kain tradisional alias wastra.

Di Jawa Timur sendiri, Gubernur Khofifah mengenalkan salah satu industri kreatif di bidang fashion wastra yang karyanya sudah menjangkau pasar dunia dan saat ini outlenya sudah ada di berbagai negara di Amerika maupun Eropa.

Industri fashion wastra yang dimaksud Khofifah adalah Oerip Indonesia besutan seorang millenial Ngawi bernama Dian Errakumalasari. Di sela kunjungan kerja Gubernur Khofifah di Kabupaten Ngawi guna mendorong petani padi melakukan percepatan masa tanam, ia meluangkan waktu khusus untuk mengulik produk-produk fashion wastra Oerip Indonesia.

“Jawa Timur patut berbangga bahwa di Ngawi ada penghasil karya fashion wastra yang dibuat dari kain-kain tradisional khas nusantara. Terlebih disajikan dengan desain dan jahitan yang apik dan menawan hingga diminati pasar global kelas dunia,” kata Gubernur Khofifah, Selasa (26/4/2022).

Lebih lanjut, Khofifah menjelaskan bahwa Oerip Indonesia ini dikembangkan sejak tahun 2008. Di tahun 2015, karya-karya wastra Oerip Indonesia mulai dikenal di kancah internasional. Produk ini sempat tampil di pameran fashion di Florida yang diadakan oleh Voice of Indonesia.

Yang sejak itu Oerip Indonesia kerap terlibat dalam event-event penting di kota-kota Indonesia maupun mancanegara. Seperti di Paris, Milan Fashion Week, Umbrella Fashion di Thailand, dan banyak lagi. Dalam setiap karyanya, wastra yang diangkat bermacam-macam. Mulai tenun Jawa, Sumatra, Sulawesi, Bali, Sumbawa, Sumba Timur, dan NTT dan wastra dari berbagai suku asli Indonesia yang lain.

Istimewanya, Oerip Indonesia menggandeng para penenun lokal dalam mengembangkan usaha ini. Sehingga efek domino yang dihasilkan cukup terasa. Selain manfaat ekonomi tentunya, juga manfaat pelestarian penenun di Jawa Timur dan Indonesia.

Artikel Terkait

Terkini Teraktual

Nawala / Newsletter