Apple dilaporkan berencana membebankan biaya kepada pengembang jika mereka menawarkan aplikasi yang di-sideload

6192d270-baf5-11ee-9cbd-0361af4c2399.jpeg

PARANGMAYA.COM – Ketika peraturan teknologi Eropa yang baru akan mulai berlaku dalam beberapa minggu mendatang, Apple sedang mempersiapkan masa depan yang mengharuskan pengguna mengunduh aplikasi dari sumber di luar App Store. Perusahaan belum membagikan rincian tentang bagaimana proses tersebut, yang disebut sideloading, akan bekerja, namun tampaknya hal itu tidak memungkinkan pengembang untuk menghindari biaya perusahaan dan aturan peninjauan aplikasi.

The Wall Street Journal melaporkan bahwa pemilik App Store “berencana untuk memungut biaya dari pengembang yang menawarkan unduhan di luar App Store” dan akan memerlukan semacam peninjauan untuk unduhan yang tidak melalui etalasenya. Sideloading hanya akan ditawarkan kepada pengguna iOS di Uni Eropa untuk mematuhi Undang-Undang Pasar Digital blok tersebut.

adsbygoogle


Meskipun laporan tersebut mencatat bahwa rencana Apple belum selesai, strategi tersebut akan sejalan dengan perubahan signifikan lainnya yang baru saja dilakukan perusahaan terhadap kebijakan App Store di AS. Pekan lalu, perusahaan secara resmi mengubah peraturannya bagi pengembang AS untuk mengaktifkan pembelian dalam aplikasi yang melewati sistem penagihan App Store.

Namun, peraturan baru, yang muncul setelah pertarungan pengadilan yang panjang dengan pengembang Fortnite, Epic Games, menetapkan bahwa pengembang masih harus membayar komisi sebesar 27 persen untuk pembelian yang dilakukan di luar App Store (beberapa pengembang kecil hanya akan dikenakan biaya 12 persen). Aturan baru ini juga memberi Apple hak untuk mengaudit catatan pengembang untuk memastikan kepatuhan. Hal ini telah menimbulkan banyak kritik dari Epic, Spotify, dan pengembang lain yang telah lama mengkritik aturan dan biaya App Store yang membatasi.

Jika Apple membebankan biaya kepada pengembang karena melakukan sideload, hal ini dapat menimbulkan kritik serupa dari pembuat aplikasi. Undang-Undang Pasar Digital akan mulai berlaku pada tanggal 7 Maret, dan meskipun Apple belum menyampaikan rencananya untuk mematuhi peraturan tersebut, perusahaan-perusahaan yang sebelumnya berselisih dengan Cupertino mengenai peraturan tersebut sudah bersiap. Spotify, yang sudah lama menjadi penentang komisi App Store, baru saja meninjau tampilan aplikasi versi Eropa setelah pengguna dapat membayar langganan dan buku audio di dalam aplikasinya.

The Wall Street Journal juga melaporkan bahwa Meta, kritikus vokal Apple lainnya, sedang mengerjakan proyeknya sendiri yang memungkinkannya mendistribusikan aplikasi pengembang melalui iklan Facebook. Upaya tersebut, yang disebut secara internal sebagai “Proyek Neon”, dapat memungkinkan pemilik Facebook untuk bersaing dengan App Store secara lebih langsung, setidaknya di Eropa.

Terkini

PARANGMAYA.COM – Kerajaan Maritim Majapahit bediri diantara beberapa prahara besar. Prahara yang melumat 2 kerajaan Jawa yaitu Singhasari dan Daha. Ditambah dengan pengusiran ekspansi imperium mongol ke tanah Jawa. Ketiga prahara diatas, dinahkodai oleh begawan politik, bernama Arya Wiraraja. Arya Wiraraja bukanlah politilisi murahan, yang hanya memburu harta maupun jabatan. Baginya politik itu adalah pertaruhan […]

...