Agensi Ji Chang Wook mengeluarkan permintaan maaf resmi setelah aktor tersebut melakukan kontroversi merokok di dalam ruangan

allkpop_1707622894_jichangwoong.jpg

Agensi Ji Chang Wook telah meminta maaf atas kontroversi merokok di dalam ruangan baru-baru ini.

Pada tanggal 11 Februari KST, agensinya, Spring Company, merilis pernyataan resmi di situs resmi mereka, mengatakan, “Kami meminta maaf kepada semua orang yang merasa tidak nyaman karena perilaku aktor Ji Chang Wook yang terungkap dalam drama di balik konten yang dirilis pada 26 Januari. ”

adsbygoogle


Mereka melanjutkan dengan mengatakan, “Dalam pembuatan konten, ada adegan di mana aktor Ji Chang Wook menggunakan rokok elektronik di dalam ruangan. Hal ini menyebabkan ketidaknyamanan bagi mereka yang menganggapnya sebagai adegan yang tidak pantas. Aktor Ji Chang Wook sadar bahwa tindakannya tidak pantas. dan sangat menyesal telah mengecewakan banyak orang. Sekali lagi kami dengan tulus meminta maaf kepada mereka yang telah melihat kontennya, staf di lokasi kejadian, para aktor, dan pemirsa yang menyukai karya tersebut.”

Agensi lebih lanjut menyatakan, “Kami akan memberikan perhatian khusus untuk memastikan bahwa perilaku tidak pantas seperti itu tidak terulang kembali. Sekali lagi, kami dengan tulus meminta maaf karena telah menimbulkan kekhawatiran banyak orang melalui kejadian ini.”

Seperti diberitakan sebelumnya, pada 10 Februari, klip Ji Chang Wook yang diduga sedang merokok di dalam ruangan menjadi viral di komunitas online. Postingan tersebut membagikan gambar Ji Chang Wook yang duduk di meja bersama rekan mainnya di 'Welcome to Samdal-ri' selama sesi latihan dengan judul, “Ji Chang Wook merokok di dalam ruangan selama latihan dalam pembuatan video untuk 'Welcome kepada Samdal-ri',” disertai dengan komentar, “Kamu juga harus membayar denda.”

Leave a Reply

Terkini

PARANGMAYA.COM – Kerajaan Maritim Majapahit bediri diantara beberapa prahara besar. Prahara yang melumat 2 kerajaan Jawa yaitu Singhasari dan Daha. Ditambah dengan pengusiran ekspansi imperium mongol ke tanah Jawa. Ketiga prahara diatas, dinahkodai oleh begawan politik, bernama Arya Wiraraja. Arya Wiraraja bukanlah politilisi murahan, yang hanya memburu harta maupun jabatan. Baginya politik itu adalah pertaruhan […]

...