Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Roy Suryo

PARANGMAYA – Pakar Telematika, Roy Suryo mengambil sikap tegas terkait polemik test PCR. Dia langsung dengan redaksi yang jernih mengatakan, “test PCR jelas berbau bisnis,”katanya. Dia juga menegaskan bahwa, oknum-oknum dalam pusaran bisnis PCR, langsung disidik dan ditangkap.

“Selaku Lulusan S-2 Magister Kesehatan (Public Health) ASLI UGM, kenapa saya tidak comment Harga Tes PCR ? Ha-3x, itu jelas2 Bau Bisnis, Apanya yang mau dikomentari lagi?,”tegasnya (27/10/2021).

Roy tak berhenti sampai pada pernyataan tersebut, karena belakangan beredar pemberitaan terkait pusaran bisnis dalam test PCR. Hal inilah yang ditanggapi secara tajam, karena tak seharusnya berhenti komentar saja.

Dia mendorong kepada pihak berwenang untuk menyidik, dan menangkap oknum-oknum yang diduga terlibat dalam pusaran bisnis PCR.

“Inilah yang kemarin saya sebut “buat apa dikomentari (alias Lebih Baik langsung disidik & ditangkap Oknum2nya)” ?,”bebernya.

Penilaiannya tersebut ditulis lewat akun Twitter pribadinya @KRMTRoySuryo2 pada Selasa, tanggal 2 November 2021.

Dia menilai bahwa, langkah penyidikan dan penangkapan didasari atas pendapat “Karena jelas-jelas Bau Bisnis dibalik ini semua Memanfaatkan Jabatan dan Posisi untuk Memeras Rakyat,”ungkapnya.

  Rizal Ramli Ungkap Sistem Politik Eropa dan AS, Netizen: Kita Mah Kebalik-Loyalnya ke Cukong Bukan ke Rakyat

Roy juga menambahkan bahwa, oknum dalam pusaran bisnis PCR dituding telah menangguk Keuntungan besar, disaat ekonomi sedang nyungsep.

“Inilah yg kemarin saya sebut “buat apa dikomentari (alias Lebih Baik langsung disidik & ditangkap Oknum2nya)” ?
Karena jelas2 Bau Bisnis dibalik ini semua Memanfaatkan Jabatan & Posisi utk Memeras Rakyat, TERWELU
Disaat Ekonomi nYungsep, Mereka2 menangguk Keuntungan besar. AMBYAR,”paparnya.

Roy menguatkan pendapatnya dengan menyertakan sebuah pemberitaan yang berjudul “Para Penikmat Cuan PCR”.

 

***

Sumber : Twitter

Artikel Terkait

Terkini Teraktual

Nawala / Newsletter