Bagikan :

Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Pixabay_Buaya

PARANGMAYA – Pakar Telematika, Roy Suryo meradang, karena mendengar khabar bahwa TKA China, telah mencincang dan memakan buaya berukuran 3 meter, di kawasan pabrik PT Obsidian Stainless Steel (OSS), Kec Morosi-Kab Konawe, Provinsi Sultra.

Dia menuding, bahwa tindakan TKA China itu Biadab, apapun alasannya.

“Maaf, kalau saya sampai “mengamuk” mendengar khabar TKA China di Konawe tersebut BIADAB mencincang & memakan Buaya, Apapun alasannya,”katanya, sebagaimana tulis di akun twitter pribadinya @KRMTRoySuryo2 pada Kamis, tanggal 26 Agustus 2021.

Sebelumnya, sempat viral video lima orang pekerja asing, diduga merupakan TKA China tengah menyembelih dan kemudian menyantap buaya berukuran 3 meter.

Roy Suryo juga mengatakan betapa sulitnya tenaga kerja Indonesia dalam mencari kerja. TKI harus mengikuti ragam kursus atau kartu macam-macam. Sedangkan tenaga kerja yang katanya tenaga ahli, justru terbukti tidak tahu aturan.

“TKI saja susah mencari2 kerja di tanah sendiri, sampai harus ikut Kursus/Kartu macam2, ini TKA (yg katanya) “Tenaga Ahli” nggak ngerti Aturan. AMBYAR,”ungkapnya.

Jika para pelaku penyembelih dan memakan daging buaya muara itu, terbukti melanggar Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990, tentang Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistemnya, maka mereka terancam hukuman 5 tahun penjara.

Baca juga:  Dewan Pers ke PWI Jatim Ajak Konstituen Bersinergi

Dia juga sejak lama mendesak pemerintah agar berhenti memasukkan tenaga kerja China.

“Dari dulu saya bilang apa? Stop TKA China!,” tegasnya.

Roy Suryo juga bertanya-tanya siapa biang kerok dibalik ini semua ?

“Siapa Biang Kerok dibalik ini semua?AMBYAR,”katanya.

***