Bagikan :

Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

karopenmasrusdi3_840x576

PARANGMAYA – Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol, Rusdi Hartono menerangkan bahwa peristiwa yang bentrokan antara pihak kopassus dan Brimob telah diselesaikan dengan baik.

“Itu masalah seperti itu sudah diselesaikan, itu tidak ada yang melanggar itu semua, tidak ada yang dilanggar, ini hanya masalah komunikasi saja, masalah kecil yang telah selesai itu semua, masalah seperti itu,” jelasnya.

Peristiwa ketegangan tersebut antara Satgas Nanggala Kopassus dengan Satgas Amole dari Brimob Polri. Kejadiannya itu di Ridge Camp Pos RCTU Mile 72, tepatnya depan Mess Hall, Timika, Papua.

Keterangan tersebut dituturkan pada Senin, tanggal 29 November 2021 melalui siaran pers di Jakarta.

Ketegangan antara kedua korp aparat tersebut,  diduga karena masalah harga rokok yang dijual oleh personil Brimob. Sedangkan hal tersebut tidak melanggar aturan. Dia mengatakan bahwa, ketegangan itu lebih pada permasalan komunikasi.

Kasus bentrok tersebut hanya permasalahan kecil dan sudah diselesaikan dengan baik. “Kalau ada masalah-masalah harus diselesaikan dengan sebaik-baiknya dan secepat-cepatnya,” ujarnya, sebagaimana dilansir dari PMJNEWS pada Senin, tanggal 29 November 2021.

“Itu hanya permasalahan kecil saja, tapi yang jelas pimpinan-pimpinan di sana telah menyelesaikan itu semua, masalah sudah selesai sekarang pelaksanaan tugas masing-masing kesatuan sudah berjalan dengan baik,”tuturnya.

Usai penyelesaian pertikaian tersebut, dia manggaribawahi bahwa sinergi dan solidaritas TNI dan Polri harus tetap diperkuat. Sehingga mampu menangani berbagai ancaman dan tantangan.

“Soliditas dan sinergitas TNI-Polri itu menjadi kunci untuk menghadapi ancaman dan tantangan oleh bangsa ini, sehingga betul-betul sekali lagi, sinergisitas dan soliditas TNI-Polri tidak boleh terganggu, ini harus dipertahankan dan terus diperkuat masalah itu,”tambahnya.***

Sumber : PMJNEWS