Bagikan :

Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Twitter_Roy Suryo

PARANGMAYA – Pakar Telematika, Roy Suryo melanjutkan sorotannya beberapa waktu yang lalu terkait bobolnya situs dari BSSN.

Dia melanjutkan penelusurannya, ternyata Group Hacker asal Brasil berinisial Son1x77, yang melakukan pembobolan situs BSSN.

Roy menerangkan bahwa “Mereka baru belajar Hacking beberapa bulan dan Situs BSSN bisa diHack hanya dalam waktu 10 menit!,” ungkapnya.

Hal ini dikemukakan lewat akun twitter pribadinya, @KRMTRoySuryo2 pada Jumat, tanggal 29 Oktober 2021.

“Saya sedang mencari institusi besar untuk diretas dan saya memang melihat BSSN, jadi saya pikir target ini sangat menarik. Untuk meretas situs web BSSN membutuhkan waktu 10 menit,”ungkap Son1x77 yang diposting oleh Roy Suryo dalam twitternya.

Rruarr biasa (bukan hanya “luar biasa”) membaca “wawancara” tim VOI dgn Hacker berinisial “Son1x77” anggota dari “theMxOnday” Group Hacker dari Brazil ini. Mereka baru belajar Hacking bbrp bulan & Situs BSSN bisa diHack hanya dlm waktu 10 menit! Sungguh sangat Terwelu … AMBYAR

Sebelumnya, Roy Suryo telah menyoroti pemberitaan yang mengatakan bahwa situs Badan Siber dan Sandi Negara diretas oleh hacker.

Namanya memang mentereng, BSSN = “Badan Siber & Sandi Negara” yang Tupoksinya adalah memproteksi & memverifikasi Keamanan instansi2 Negara (dari segala Serangan Siber). Ironisnya malah Kena Hack sendiri ? TERWELU, Padahal Anggarannya di th 2018 saja sudah Trilyunan, 2021 ? AMBYAR,”paparnya (26/10/2021)

Sejarah singkat Pengamanan informasi berklasifikasi milik pemerintah, telah dilakukan oleh Insan Persandian sejak awal kemerdekaan Indonesia.

Awalnya, adalah Jawatan Tehnik Bagian B Kementerian Pertahanan, pada masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan semasa ibu kota pemerintahan berada di Yogyakarta.

Selanjutnya, diteruskan lewat Pemerintahan Darurat RI di Bukittinggi. Bahkan, untuk mendukung komunikasi dengan garis depan perlawanan bersenjata, dan kegiatan diplomasi di Kementerian Luar Negeri. Terutama untuk Perwakilan RI di New Delhi, Den Haag dan New York.

Seiring dengan berkembangnya cakupan tanggung jawab pengamanan komunikasi, akhirnya melembaga menjadi Djawatan Sandi.

Hal ini ditandai dengan terbitnya, Surat Keputusan Menteri Pertahanan nomor 11/MP/1949 bertanggal 2 September 1949.

Konteks sejarah tersebut, akhirnya menetapkan tanggal 4 April sebagai Hari Lahir Persandian Republik Indonesia. Hingga kini tetap dilestarikan sebagai tonggak lahirnya Badan Siber dan Sandi Negara sebagai institusi keamanan informasi saat ini. (PARANGMAYA – 26/10/2021)

***

Sumber : Twitter