Bagikan :

Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Twitter_Siswa Tenggelam

PARANGMAYA – Sebanyak 11 siswa meninggal saat Madrasah Tsanawiyah (MTs) Harapan Baru, Pondok Pesantren Cijantung, di Ciamis, Jawa Barat mengadakan kegiatan pramuka (kepanduan) di sungai Jawa Barat.

Siswa yang meninggal dari siswa laki-laki berjumlah 8 orang, sedangkan korban dari siswi perempuan berjumlah 3 orang.

Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 150 siswa – siswi,  berusia sekitar 13 hingga 15 tahun. Dari 21 anak yang tercebur tersebut, sebelas siswa tenggelam, dan 10 lainnya berhasil diselamatkan.

Konferensi pers Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya mengatakan bahwa “Walaupun baru sementara, dari 150 peserta yang mengikuti kegiatan, yang kembali ada 139 siswa ke sekolah. Tidak kembali kena musibah atau meninggal dunia sebelas orang. Yakni delapan lelaki dan tiga perempuan,” tuturnya.

“Cuacanya bagus dan tidak ada banjir bandang,” kata Deden Ridwansyah, Kepala SAR Bandung. “Anak-anak yang tenggelam itu saling berpegangan tangan. Salah satu dari mereka terpeleset dan yang lain mengikuti.”ungkapnya, sebagaimana dilansir dari Al Jazeera pada tanggal 16 Oktober 2021.

Berdasarkan sumber lainnya yaitu Wakil Manajer Pusdalops BPBD Jabar, Hadi Rahmat melalui keterangan tertulis mengungkapkan bahwa “Siswa MTs Harapan Baru Cijantung sedang melaksanakan latihan Pramuka dan kegiatan susur sungai di Sungai Cileueur. Beberapa jumlah siswa dan guru ada yang turun ke sungai untuk melakukan penyeberangan sungai dan ada sebagian siswa yang tenggelam,” jelasnya.

Warga dan tim penyelamat berhasil menyelamatkan 10 siswa, yang dikirim ke rumah sakit terdekat.

Semua korban ditemukan dan pencarian berakhir pada Jumat malam. Tim penyelamat menggunakan perahu karet besar untuk mencari para korban.***

 

Sumber : Al Jazeera