Bagikan :

Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Twitter_Pic Prabowo Subianto

PARANGMAYA – Peneliti Senior ISC, Chairul Ansari mengumumkan hasil survei Calon Presiden 2024. Hasilnya, Prabowo masih menempati posisi teratas sebesar 90,3 persen, pada tingkat popularitas dengan dikenal publik

“Prabowo menempati posisi pertama dalam tingkat popularitas dengan dikenal publik sebesar 90,3 persen,” tuturnya.

Rincian hasil Surveynya tersebut berdasarkan pada variabel kesukaan publik dan popularitas antara lain : (1) Prabowo Subianto sebesar 90,3 persen (2) Anies Baswedan sebesar 80,1 persen (3) Sandiaga Uno sebesar 78,8 persen (4) Ganjar 75,3 persen (5) Airlangga Hartarto sebesar 74,1 persen (6) Ridwan Kamil sebesar 71,9 persen (7) AHY sebesar 70,8 persen (8) Puan Maharani sebesar 70,5 persen.

“Bagi calon-calon lain dalam variabel popularitas dan likeabilitas juga memiliki persentase yang tinggi. Berbeda dengan popularitas, Anies ternyata lebih disukai 80,1 persen daripada Sandiaga sebesar 78,8 persen dan Ganjar 75,3 persen. Demikian juga dengan Airlangga Hartarto 74,1 persen ternyata lebih disukai daripada Ridwan Kamil 71,9 persen, AHY 70,8 persen dan Puan Maharani 70,5 persen,” jelasnya, seperti dikutip dari RRI.co.id, pada Minggu 14 November 2021.

Ansari juga merilis tingkat elektabilitas bakal calon Presiden antara lain : (1) Prabowo Subianto kembeli memperoleh angka tertinggi dengan 20,3 persen responden yang memilihnya. (2) Ganjar Pranowo pada tempat kedua dengan 12,3 persen (3) Anies Baswedan di tempat ketiga dengan persentase 12,1 persen.

“Dari variabel elektabilitas dengan pertanyaan terbuka untuk mengukur ingatan publik (top of mind) menempatkan Prabowo di posisi puncak dengan perolehan dukungan sebesar 20,3 persen,” paparnya.

Dia juga menjelaskan bahwa, kandidat-kandidat lainnya masih berada di bawah 10 persen dan responden yang belum menentukan pilihan ada 21,9 persen.  Alasan tingginya jumlah responden, yang belum menentukan pilihan karena Pemilu 2024 masih lama.

Sementara pada pertanyaan tertutup yang menampilkan dengan membacakan 17 nama calon-calon Presiden, hasilnya antara lain: (1) Prabowo ternyata masih menjadi pilihan utama dengan memperoleh dukungan sebesar 22,7 persen (2)Ganjar Pranowo dengan 12,6 persen (3) Anies Baswedan 12,2 persen (4) Sandiaga Uno 5,7 persen (5) AHY 4,5 persen (6) Ridwan Kamil  sebesar 4,3 persen.

Selanjutnya ditempati oleh Puan Maharani yang memeroleh 3,6 persen keterpilihan, Airlangga Hartarto 2,9 persen, Tri Rismaharini 2,7 persen, Khofifah Indar Parawansa 2,1 persen, Mahfud MD 1,1 persen, Erick Thohir 0,7 persen, Gatot Nurmantyo 0,4 persen, Tito Karnavian 0,4 persen, Basuki Tjahaja Purnama 0,3 persen, Moeldoko 0,2 persen, Muhaimin Iskandar 0,2 persen dan ada 23,4 persen publik masih belum dapat menentukan pilihannya.

Ansari menjelasakan bahwa, survei tesebut untuk memotret sosok bakal Calon Presiden, dan Wakil Presiden Republik Indonesia pada agenda politik elektoral Pilpres 2024 mendatang. ISC melakukan kajian ilmiah ini pada 7-21 Oktober 2021.

ISC menggunakan metodologi survei, dan menggunakan teknik pencuplikan sampel multistage random sampling varian area random sampling. Sampel yang dicuplik adalah penduduk yang berusia minimal 17 tahun ke atas dan atau yang sudah pernah menikah sebesar 1.520 responden. Dengan Margin of Error ± 2,5 persen dan Confidence Interval 95 persen.

Pengumpulan data tersebut dilakukan melalui wawancara langsung dengan bantuan kuesioner.

“Tentunya proses di lapangan ini dijalankan dengan protokol kesehatan yang ketat. Hasil survei yang didapat adalah hasil pada saat survei dilakukan,” pungkas Ansari.***

Sumber : RRI