Bagikan :

Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Twitter_Hilmi Firdausi

PARANGMAYA – Ustadz Hilmi Firdausi, menolak dengan tegas rencana penamaan salah satu ruas jalan di DKI Jakarta menggunakan nama Mustafa Kemal Atatürk.  Dia mengatakan bahwa “Saya menolak nama tokoh sekuler ini dijadikan nama jalan di Jakarta,”tegasnya.

Hilmi melanjutkan bahwa, tokoh sekuler Turki ini merupakan sosok yang dibenci oleh kaum muslimin. Sosok Atatürk adalah seorang diktaktor yang dibenci oleh kamu muslimin.

Selain itu, dibawah kekuasaan Atatürk dan pemerintahan sekulernya, secara terang-terangan berani merubah masjid menjadi museum, menutup sekolah-sekolah  agama, mengganti adzan, bahkan melarang jilbab.

“Orang ini sangat dibenci muslimin karena seorang diktator, merubah masjid jadi museum, menutup skolah2 agama, mengganti adzan, melarang jilbab dll,”bebernya.

Hilmi menggarisbawahi, “tidak adakah tokoh lain? Mohon hargai perasaan ummat Islam,”tuturnya.

“Saya menolak nama tokoh sekuler ini dijadikan nama jalan di Jakarta. Orang ini sangat dibenci muslimin karena seorang diktator, merubah masjid jd museum, menutup skolah2 agama, mengganti adzan, melarang jilbab dll. Tidak adakah tokoh lain ? Mohon hargai perasaan ummat Islam,” urainya,

Sikap ini dituliskan olehnya lewat akun Twitter pribadinya @Hilmi28 pada Sabtu, tanggal 16 Oktober 2021.

Baca juga:  Dewan Pers ke PWI Jatim Ajak Konstituen Bersinergi

Penolakan ini merupakan anti tesis atas sebuah pemberitaan yang berjudul “Tokoh Sekuler Turki Ataturk Akan Jadi Nama Jalan di Jakarta”

Sebelumnya,  Muhammad Iqbal selaku Dubes Ri di Ankara menerangkan bahwa “Kami sudah meminta komitmen dari pemerintah DKI Jakarta untuk pemerintah memberikan nama jalan dengan founding fathernya Turki di Jakarta. Kita tahu bahwa nama pendiri bangsa Turki adalah Mustafa Kemal Ataturk. Ia pendiri bangsa Turki, Attaturk sendiri artinya bapak bangsa Turki,”katanya (15/10/2021)

Postingan ini mendapatkan like sedikitnya 1.300 dari netizen hingga pukul 10.30 (16/10/2021).

***

Sumber : Twitter