Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Twitter_Natalius Pigai

PARANGMAYA РMantan Komisioner Komnas Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai angkat bicara, saat Haris Azhar dilaporkan, oleh Luhut Binsar Panjaitan di Polda Metro Jaya. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), melaporkan Haris Azhar pada Rabu, tanggal 22 September 2021.

Natalius secara lugas, menyentil LBP dengan redaksi yang gamblang. Dia mengatakan “jangan minta orang kecil seperti Haris Azhar 300 miliar dong,”katanya.

“Jangan minta orang kecil seperti Haris Azhar 300 miliar dong,”tegasnya. Dia mengatakannya lewat akun twitter pribadinya @NataliusPigai2 pada Rabu, tanggal 22 September 2021.

Dia memberikan reaksi tersebut, dengan menyertakan pemberitaan media yang bertajuk “Luhut Gugat Haris Azhar Rp 300 Miliar: Uangnya untuk Rakyat Papua”.

Natalius juga mempertanyakan kepada Luhut, terkait suprotnya kepada Papua selama dia menjabat sebagai menteri.

“Saya ingin tahu Selama anda jadi menteri 1 program kecil senilai 10 juta rupiah yang anda berikan ke Rakyat Papua melalui Uang Negara. Kalo tidak jagan tipu ee. Sa tahu LBP, pernah jelaskan ke Saya 1,5 jam. @jokowi,”bebernya.

Direktur Lokataru, Haris Azhar dan Koordinator KontraS, Fatia Maulidiyanti telah dilaporkan oleh Luhut atas dugaan fitnah dan penyebaran berita bohong.

Sedangkan laporan tersebut tercatat, dengan nomor STTLP/B/4702/IX/2021/SPKT POLDA METRO JAYA tertanggal 22 September 2021.

“Yang dilaporkan itu Haris Azhar dan Fatia,” kata Luhut kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (22/9/2021).

Berdasarkan konfrensi pers pengacara Luhut, Juniver Girsang, di Polda Metro Jaya, Jakarta, pada Rabu (22/9/2021). Kliennya juga melayangkan gugatan perdata kepada Haris dan Fatia sebesar 100 miliar.

“Pak Luhut sampaikan bahwa masalah ini juga akan dilakukan gugatan perdata, kita akan menuntut kepada Haris maupun Fatia yang telah mencemarkan nama baiknya itu Rp 100 miliar. 100 miliar ini kalau dikabulkan oleh hakim,akan disumbengkan kepada masyarakat Papua,” katanya.

***

Sumber : Twitter

Artikel Terkait

Terkini Teraktual

Nawala / Newsletter