Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Pixabay_Ilustrasi_Hutan Terbakar

PARANGMAYA – Tercatat, sedikitnya 65 orang tewas akibat kebakaran hutan di Aljazair utara. Kebakaran kali ini, adalah paling merusak dalam sejarah negara itu. Jumlah korban jiwa, merupakan laporan sementara, yang tercatat hingga pada hari Rabu, tanggal 11 Agustus 2021.

Pemerintah setempat sudah mengerahkan tentara, untuk memadamkan api. Kobaran api yang paling ganas di wilayah pegunungan Kabylie. Tercatat 28 orang tewas dari tentara, ditambah 12 lainnya terluka parah dengan luka bakar.

Presiden Abdelmadjid Tebboune mengumumkan, tiga hari berkabung nasional untuk korban kebakaran hutan tersebut. Dan membekukan kegiatan negara, yang tidak terkait dengan kebakaran, sebagaimana dilansir dari Reuters pada Rabu, tanggal 11 Agustus 2021.

Kebakaran hutan telah membakar sebagian besar Aljazair, Turki dan Yunani selama seminggu terakhir dan pemantau atmosfer Uni Eropa mengatakan Mediterania telah menjadi hotspot kebakaran yang dibantu oleh cuaca yang semakin panas.

Kebakaran Hutan di Aljazair utara berkobar sejak Senin. Terdapat lusinan kebakaran terpisah di negaran itu. Selasa Menteri Dalam Negeri Kamel Beldjoud menuduh, para pelaku pembakaran menyulut api, tanpa memberikan bukti apa pun.

Daerah yang paling parah terkena adalah Tizi Ouzou, distrik terbesar di wilayah Kabylie, di mana rumah-rumah terbakar dan penduduk mengungsi ke hotel, hostel, dan akomodasi universitas di kota-kota terdekat.

Pemerintah berjanji, akan memberikan kompensasi kepada mereka yang terkena dampak.***

 

Sumber : Reuters

Artikel Terkait

Terkini Teraktual

Nawala / Newsletter