Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Net_St Thomas Aquinas

PARANGMAYA.COM – Pemikiran politik Aquinas memiliki dua kecenderungan yang dijaga dalam harmoni : pertama Apresiasi nilai –nilai sekuler dan natural sebagai yang baik dalam dirinya.

Kedua pengakuan akan keunggulan kebaikan spiritual yang pada akhirnya menentukan semua kebaikan yang lebih rendah. Karena wahyu melengkapi kerja akal, seperti halnya kasih memenuhi alam, demikian juga Gereja harus melengkapi dan membimbing Negara.

Pemikiran Politik
St. Thomas berpendapat bahwa monarkhi adalah tipe ideal yang paling dibutuhkan, ia mendasarkan pilihannya pada alasan kebutuhan persatuan, sejalan dengan kodrat, dan pengalaman.

Kesejahteraan masyarakat terletak pada pemeliharaan persatuan dan ketertibannya.

Keutuhan ini bisa dicapai dan dipertahankan dengan cara terbaik oleh penguasa tunggal daripada oleh beberapa orang. Karena kemungkinan ketidaksetujuan selalu ada apabila otoritas dibagi-bagi. Bahwa provinsi atau kota yang tidak dipimpin oleh oleh satu orang biasanya dilanda perpecahan .

Hirarki Hukum dalam Pemerintahan Monarki

St Thomas meregulasi pemerintahan monarki berdasarkan tiga tingkatan. Pertama Hukum Abadi, devine reason (Rasio Tuhan), regulasi inilah yang mengatur dan menata semua penciptaan. Ia merupakan rancangan abadi dari kekuasaan Tuhan, rancangan pemerintahan dalam Pemimpin Utama, seluruh rencana pemerintahan dalam pemimpin yang lebih rendah harus berasal darinya.

Rencana pemimpin yang lebih rendah ini adalah tambahan bagi hokum abadi. Sepanjang hukum itu menjadi bagian dari rasio yang benar berasal dari hukum abadi. Disebut dengan hukum abadi karena konsepsi rasio Tuhan tidak tunduk terhadap waktu.

Artikel Terkait

Terkini Teraktual