Bagikan :

Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Pixabay_Ilustrasi Banjir Bandang

PARANGMAYA – Kepala BPBD Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin menyatakan Sebanyak 3.206 jiwa ikut terdampak saat banjir merendam Makassar, Sulawesi Selatan. Warga terdampak tersebut ditampung pada 37 titik pengungsian.

“Saat ini difokuskan evakuasi kepada warga terdampak dan terpapar banjir menggunakan perahu karet dan diprioritaskan kelompok rentan. Seperti anak-anak, perempuan hamil dan menyusui, orang tua dan penyandang disabilitas,”jelasnya.

Keterangan ini diungkapkan di Makassar, pada Selasa, tanggal 7 Desember 2021.

Tim gabungan yang diturunkan terdiri dari unsur BPBD, Damkar, Dinsos, Dinkes, TNI, Polri, Basamas, PMI, Tim Relawan Medis.

Fokus Tim Gabungan saat ini pada upaya evakuasi masyarakat terdampak. Ditambah pendirian dapur umum, dan posko kesehatan oleh Dinsos, Dinkes, dan PMI sudah dilakukan.

Pihaknya mengatakan bahwa sebelum peristiwa banjir, terpantau hujan lebat dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak hari Minggu hingga Selasa, sebagaimana dilansir dari PMJNEWS pada Selasa, tanggal 7 Desember 2021.

Sedangkan bila merujuk pada prediksi BMKG, volume hujan yang turun mencapai 84 hingga 122 milimeter per hari.

Curah hujan yang tinggi di hulu, mengakibatkan wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) meluap di Sungai Jeneberang. Dan DAS Tallo yang melalui wilayah Makassar yang seharusnya bermuara di Selat Makassar,

Sumber : PMJNEWS