Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Twitter_Hidayat Nur Wahid

PARANGMAYA – Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid mengingatkan pemerintah agar mengkoreksi, pergeseran hari libur keagamaan. Hari Libur keagamaan Maulid dan Natal, telah diumumkan oleh pemerintah minta dikoreksi kembali oleh hidayat.

Dia mengatakan bahwa “Pemerintah geser atau tiadakan hari libur keagamaan (Maulid dan Natal) itu dengan keputusan pada Juni 2021, saat covid-19 menuju puncak,” ungkapnya.

Sedangkan “Sekarang kondisi nasional sudah berubah,” ucapnya.

Kondisi nasional saat ini menuju normal. Sehingga keputusan pemerintah tentang penggeseran, dan peniadaan hari libur keagamaan tersebut bisa dikoreksi kembali.

Dia mengatakan hal tersebut dalam akun twitter peribadinya @hnurwahid pada Senin, tanggal 11 Oktober 2021.

Hidayatpun sependapat dengan Kyai Cholil Nafis

“Pemerintah geser/tiadakan hari libur keagamaan (Maulid dan Natal) itu dg keputusan pada Juni 2021, saat covid-19 menuju puncak. Skrg kondisi nasional sudah berubah, jadi lebih baik,menuju normal.Wajarnya keputusan penggeseran/peniadaan itu dikoreksi. Saya dukung Kyai @cholilnafis.

Cholil Nafis mengatakan “Saat WFHdan Covid-19 mulai reda bahkan hajatan nasional mulai normal sepertinya menggeser hari libur keagaama dengan alasan agar tak banyak mobilitas liburan warga dan tidak berkerumun sudah tak relevan,”bebernya.

***

 

Sumber : Twitter

Artikel Terkait

Terkini Teraktual

Nawala / Newsletter