Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

YouTube_Indy Stories_Rocky GerungYouTube_Indy Stories_Rocky Gerung

PARANGMAYA –  Pengamat Politik, Rocky Gerung menegaskan bahwa, pihak penguasa ingin memisahkan kasus PT Sentul City dengan Rakyat. Sehingga seolah-olah PT Sentul City hanya berhadapan dengan dirinya. Padahal sedikitnya sekitar 20 Kepala Keluarga dan 6.000 orang yang sedang berhadapan dengan PT Sentul City saat ini.

Rocky dengan lugas menyatakan bahwa, kasusnya tersebut akan dipakai sebagai pintu masuk untuk mengungkap segala kejahatan dari PT Sentul City.

“Ini bukan soal saya saja, ini soal 90 KK dan 6000 orang yang mengalami nasib yang sama. Jadi penguasa ingin memisahkan kasus ini dengan kasus rakyat, seolah-olah ini kasus saya. sekali lagi ini bukan kasus saya, saya menyediakan kasus ini sebagai pintu masuk untuk membuka segala macam kejahatan yang disembunyikan Sentul City,”tegasnya.

Dia menjelaskan bahwa, ketika fokus permasalahan hanya kepada dirinya, seolah-olah Sentul City tidak boleh digugat. Padahal daftar masalah PT Sentul City, kepada warga lingkungan Bojong Koneng sangat banyak, dan masyarakat dibuat diam sedemikian rupa.

  Aristoteles Melihat Demokrasi Bukanlah Sebuah Pemerintahan yang Baik, Simak Penjelasannya Disini.

“Nah sekarang semua orang boleh lihat bahwa orang dibuat diam sedemikian rupa, seolah hak Sentul City itu tidak boleh digugat. padahal sejak awal Sentul City ini masalahnya banyak banget,” ungkapnya

Rocky membagi masalah PT Sentul City Menjadi tiga hal. Pertama, Pihak sentul City memiliki permasalahan dibidang hukum, terkait penguasaan tanah rakyat. Kedua PT Sentul City telah menggusur ekosistem dan lingkungan  sekitar, sehigga” lingkungan yang sudah hijau menjadi meranggas, padahal warga disini ingin merawat lingkungannya,”ucapnya. Ketiga, PT Sentu; City mengambil sumber penghidupan warga. Karena warga disini yang baru tanam singkong digusur, tiga bulan lagi mereka mau makan apa?,”ungkapnya.

Dia menegaskan bahwa ketiga hal ini merupakan satu paket ketidakadilan, akibat dari “akal bulus dari Sentul City,”katanya,sebagaimana dilansir dari YouTube Chanel Hersubeno Point FNN pada tanggal 14 September 2021.

“Ada Soal Hukum, Ada soal Lingkungan dan ada soal perut sehari-hari. ketidakadilan ada disitu tuh,”katanya

Rocky menunjukkan bukti-bukti penggusuran PT Sentul City, yang mengakibatkan rusaknya ekosistem di kawasan Bojong Koneng. Hal itu bertentangan, dengan upaya kebijakan global tentang pentingnya kawasan hijau terkait Karbon Treding.

  Fahira Idris Beberkan Situasi dan Hal Penting Ini Terkait Holywings, Begini Penjelasannya !

“sekarang lihat lahan yang sudah ditanampun digusur sama Sentul City tuh. Padahal kita berupaya untuk merawat ekosistem, ada kebijakan negara soal karbon treding, agar negara-negara seluruh dunia percaya bahwa Indonesia adalah paru-paru dunia. ini digusur semua sama Sentul City,” jelasnya.

Rocky tan hanya membela haknya, Warga Sekitar saja. Bahkan dia juga membela, hak-hak hidup ekosistem dan biodiversity  kawasan tersebut menggunakan bahasa yang sederhana.

“Selain saya mempertahankan hak saya dan hak masyarakat disini, saya mempertahankan hak pohon untuk jadi sarang burung, hak air untuk tetap mengalir sampai didapur emak-emak di Bojong Koneng itu semua dihalangi oleh Sentul. kita ingin melihatnya sebagai satu paket pikiran itu,”bebernya.

Pada penghujung uraiannya, Rocky mengucapkan bahwa kita semua disini berkumpul untuk menegakkan akal sehat dalam upaya melawan akal bulus Sentul,”tegasnya.***

 

Sumber : YouTube Hersubeno Point FNN

Artikel Terkait

Terkini Teraktual

Nawala / Newsletter