Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

YouTube_ Pic Dr Rizal Ramli

PARANGMAYA – Begawan Ekonomi, Rizal Ramli menyoroti sebuah pemberitaan yang mengutip pernyataan Mahfud MD. Judul media tersebut, adalah “Mahfud: Ada-Tidaknya Presidential Threshold Hak Legislatif untuk Mengatur”.

Rizal menjelaskan bahwa kewenangan Mahkamah Konstitusi adalah menguji Undang-Undang yang bertentangan dengan Undang-Undang Dasar.

“UU yang bertentangan dengan UUD, diujinya justru di MK,”tulisnya diakun twitter pribadinya pada Jumat, tanggal 17 Desember 2021.

Dia juga menambahkan bahwa, salah satunya adalah Undang-Undang seperti  threshold, yang tidak ada di dalam Undang Undang Dasar.

Rizal secara terus terang mengungkapkan rasa ketidaknyamanannya kepada Mahfud MD, ketika memberi penjelasan tersebut kepada postingan Susi Pudjiastuti. Rasa tersebut, dilatari oleh pertemanan yang sudah lama terjalin dengan Mahfud MD. Ditambah kemampuan Mahfud MD yang “Mestinya sudah paham banget,”ungkapnya.

“UU yg bertentangan dengan UUD, diujinya justru di MK. Itulah kenapa dibuat MK untuk menguji UU yang bertentangan seperti threshold, yang tidak ada di UUD ! Mbak Susi, ndak enak ngomong beginian sama teman lama Pak Mahfud. Mestinya sudah paham banget,”sentilnya.

  Terbaru! Polisi vs Mafia Terkait Tragedi Jumat Berdarah di Rumah Dinas Ferdy Sambo, Ini Penjelasannya !

Selain itu rizal menambahkan bahwa ” legistatifnya bilang, pembahasan revisi UU sudah ditutup,”bebernya.

Sehingga antara pernyataan Mahfud MD yang menjelaskan Presidential Threshold Hak Legislatif untuk Mengatur disatu sisi. Sedangkan disisi lain pihak legislatifnya mengatakan pembahasan revisi UU sudah ditutup, seolah seperti “main pingpong untuk asal ngeles,”katanya.

“Habis itu legistatifnya bilang, pembahasan revisi UU sudah ditutup. Ini mah namanya main pingpong untuk asal ngeles,amatiran pulak lagi,”tuturnya.

Sumber : Twitter

Artikel Terkait

Terkini Teraktual