Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Twitter_Foto Pandji

PARANGMAYA – Komika, Pandji Pragiwaksono berpendapat bahwa warga Blitar, Jawa Timur yang bentangkan poster adalah ungkapan permintaan tolong bukan tuntutan, apalagi sebuah penghinaan.

Pandji ikut memaparkan abstrasinya terkait heboh pangangkapan warga Blitar oleh aparat, karena membentangkan poster bertuliskan “Pak Jokowi bantu peternak beli jagung dengan harga wajar”. Dia mengatakan, bahwa dilihat dari redaksi dalam poster tersebut, bukanlah termasuk dalam kategori tuntutan, apalagi penghinaan.

Abstaksi singkatnya tersebut diposting lewat akun twitter @pandji, pada Rabu, tanggal 8 September 2021.

“Pas diliat tulisannya, rasanya bukan penghinaan. Bukan tuntutan,” tuturnya.

Panji melanjutkan, bahwa redaksi tersebut justru ungkapan permintaan tolong seorang rakyat kepada Presiden yang dipilihnya.

“bahkan menurut gue. Sebuah permintaan tolong. Dari rakyat kepada Presiden yang dia pilih,”ungkapnya.

Dia menegaskan bahwa poster tersebut, merupakan cara masyarakat umum, dalam memberikan pesan secara langsung kepada presiden. Karena tidak semua orang bisa mention @jokowi di twitter. Sehingga cara tersebut masih sangat wajar.

“Gak semua org bisa mention Pak @jokowi di twitter kan, jadi rasanya masih wajar,”katanya.

Sebelumnya, pemberitaan mainstream dan media sosial dihebohnkan oleh penangkapan warga asal Blitar-Jatim oleh aparat, pasca bentangkan sebuah poster dihadapan Presiden.

Warga tersebut kedapatan membentangkan poster bertuliskan ” Pak Jokowi bantu peternak beli jagung dengan harga wajar”.

***

Sumber : Twitter

Artikel Terkait

Terkini Teraktual

Nawala / Newsletter