Bagikan :

Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

PARANGMAYA РAnggota DPR RI Komisi I, Fadli Zon melayangkan kritik, atas pengadaan laptop pelajar oleh Kemendikbud. Dia melancarkan kritik tajam atas program tersebut, pasalnya harga yang dipatok oleh Kemedikbud kemahalan.

Dia mengatakan bahwa harga yang dipatok oleh Kemendikbud sebesar 10 Juta per unitnya terlalu mahal. hal ini dia beber di akun twitter pribadinya @fadlizon pada Sabtu, tanggal 31 Juli 2021.

“Laptop pelajar 10 jt itu kemahalan,” tegasnya.

Fadli menegaskan bahwa selisih harga di pasaran dengan harga yang dipatok oleh Kemendikbud terlalu besar. Bahkan, secara terang-terangan, dia mengatakan bahwa ditengah kesulitan pandemi covid, jangan keterlaluan cari untung.

“Jangan keterlaluan cari untung di tengah kesulitan pandemi covid ini,”katanya.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra ini, juga memaparkan hasil penelisikannya mencari harga pasaran laptop tersebut. Dia menanyakan kepada seseorang yang biasa berlangganan membeli komputer, bahwa harga pasaran laptop dengan spesifikasi itu hanya berharga Rp 4.000.000 -4.500.000 saja. Bahkan sebelum pandemi harganya berkisar Rp 3.000.000.

“Saya tanya orang langganan beli komputer, taksirannya dengan spesifikasi itu paling harganya Rp.4-5 jt, sekitar Rp. 4 jt. Kalau sebelum pandemi harganya 3 jt,”ungkapnya.

***

 

Sumber : Twitter