Bagikan :

Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Twitter_Photo Said Didu

PARANGMAYA – Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu menyoroti perkembangan proyek Kereta Api Cepat Jakarta Bandung yang berafiliasi dengan China. Dia mengatakan dengan tegas bahwa “Jebakan proyek kereta api cepat China semakin dalam,”tegasnya.

Said memberikan paparan singkat bahwa realisasi Proyek KA Cepat Jakarta Bandung tidak layak. Ditambah dengan biaya yang melonjak.

Dia juga mengingatkan bahwa KA Cepat Jakarta Bandung awalnya tidak menggunakan APBN. Namun, saat ini justru terbalik. karena sekarang menggunakan keuangan negara atau APBN.

argumentasi ini diungkapkan lewat akun Twitter pribadinya @msaiddidu pada tanggal 9 Oktober 2021.

“Jebakan proyek kereta api cepat China semakin dalam. Selain tidak layak, biaya melonjak, sebelumnya dijanjikan tdk akan pake uang rakyat lewat APBN – akhirnya berubah jadi gunakan APBN,”katanya.

Said juga memposting dua pemberitaan, yang judulnya yang terkait kebijakan presiden tentang KA Cepat tersebut. Dan kebijakan tersebut bertolak belakang dalam kurun waktu 5 tahun.

Dalam judul “Jokowi:Saya Tidak Mau Kereta Cepat Pakai APBN”  terbit pada 21 Januari 2016. Sedangkan pada tanggal 8 Oktober 2021 berjudul “Berubah,Jokowi Kini Ijinkan APBN Dipakai untuk Proyek Kereta Cepat.

***

Sumber : Twitter