Bagikan :

Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Twitter_Photo Said Didu

PARANGMAYA  – Mantan Sekretaris Kementrian BUMN, Said Didu menyoroti rencana pemberian gelar honoris causa yang akan diberikan kepada politisi. Dia memberikan respon atas sebuah pemberitaan yang berjudul “Kejanggalan Proposal Gelar Honoris Causa”.

Said mengatakan dengan nada agresif, “Berikan saja – kalau perlu seluruh fakultas memberikan gelar biar banyaaakkkk,”ucapnya.

Dia mengatakan bahwa “Orang tua harusnya jadi contoh kepada anak cucunya bahwa untuk dapat gelar keilmuwan harus lewat sekolah – bukan jalur politik,”jelasnya.

“Berikan saja – kalau perlu seluruh fakultas memberikan gelar biar banyaaakkkk. Orang tua harusnya jadi contoh kepada anak cucunya bhw untuk dapat gelar keilmuwan harus lewat sekolah – bukan jalur politik,”jelasnya.

Dia memaparkan dengan lugas bahwa kampus merupakan tempat untuk mencari ilmu pengetahuan, buakan sebuah toko yang berdagang gelar.

Sedangkan tugas dosen adalah untuk mengajarkan ilmu pengetahuan, bukan malah menawarkan gelar akademis kepada politisi.

Said di penghujung redaksinya juga menyentil pejabat, bahwa tugas utama seorang pejabat adalah mengabdi. Bukan malah mencari hadiah gelar dari kampus.

“Kampus adalah tempat mencari ilmu – bukan toko “jualan” gelar. Tugas dosen ada mengajarkan ilmu – bukan menawarkan gelar kepada pejabat atau tokoh. Tugas pejabat adalah untuk melayani dan mengabdi – bukan untuk mencari hadiah gelar dari kampus,” ungkapnya.

Hal ini dia sampaikan lewat akun twitter pribadinya @msaid_didu pada Sabtu, tanggal 16 Oktober 2021

***

Sumber : Twitter