Bagikan :

Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Twitter_Pic Ustadz Hilmi

PARANGAMAYA – Narasi Dudung Abdurachman saat mengisi kuliah Subuh di Masjid Nurul Amin, Kota Jayapura, Provinsi Papua kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya terdapat frase “jangan terlalu dalam mempelajari agama”.

Dudung Abdurachman mengatakan bahwa “Iman taklid, ada iman ilmu, ada iman iyaan, ada iman haq (haqul yaqiin), dan iman hakikat. Oleh karena itu, banyak sebagian dari orang Islam sering terpengaruh katanya hadis ini, katanya hadis itu, kata Nabi Muhammad SAW. Oleh karenanya jangan terlalu dalam, jangan terlalu dalam mempelajari agama,” tuturnya

Pernyataan tersebut, dikutip dari akun Youtube resmi TNI AD pada Minggu, tanggal 5 Desember 2021.

Ustadz Hilmi Firdausi mengambil sikap, untuk menyodorkan redaksi yang benar. Dia mengatakan bahwa “perdalamlah mempelajari agama, fahamilah secara menyeluuh agar tidak salah faham tentang agama dan orang-orang yang mencoba taat pada agamanya,”bebernya.

Sehingga belajar agama seharusnyajustru dilakukan secara mendalam, dan menyeluruh agar terhindar dari salah faham tentang agama.

“Pernyataan yang benar itu begini pak ; “perdalamlah mempelajari agama, fahamilah secara menyeluruh agar tidak salah faham tentang agama dan orang-orang yang mencoba taat pada agamanya,”katanya.

***

Sumber : Twitter