Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Pixabay_Ilustrasi DNA

PARANGMAYA.COM – Sebuah studi genomik masyarakat Pribumi di San Francisco Bay Area menemukan bahwa delapan anggota suku Muwekma Ohlone saat ini berbagi nenek moyang dengan 12 individu yang tinggal di wilayah tersebut, pada beberapa ratus hingga 2.000 tahun yang lalu.

Proceedings of the National Academy of Sciences melaporkan bahwa, studi ini menantang gagasan tentang Ohlone bermigrasi ke daerah antara 500-1.000 M, kata Ripan Malhi, seorang profesor antropologi di University of Illinois Urbana-Champaign, yang memimpin penelitian tersebut.

Genetika populasi Universitas Stanford dan profesor masyarakat Noah Rosenberg bekerja sama dengan tim ilmuwan lain dan anggota Suku Muwekma Ohlone. Dewan Adat Muwekma Ohlone meminta, berkontribusi dan mengawasi penelitian ini.

Studi sebelumnya tentang artefak dan pola bahasa menunjukkan bahwa Ohlone adalah pendatang baru di wilayah tersebut. Tetapi penelitian genomik menemukan sinyal kontinuitas yang mendalam antara populasi purba dan yang baru, sebagaimana dilaporkan oleh tim.

“Kami menganalisis sejumlah besar peninggalan leluhur untuk pelestarian DNA, dan fokus pada mereka yang memiliki pelestarian DNA terbaik untuk penelitian ini,” kata Malhi. “Kami juga bekerja dengan Ohlone untuk mengambil sampel air liur dari anggota komunitas saat ini sehingga kami dapat membandingkan DNA dari kedua kelompok.”

Studi ini berfokus pada DNA nuklir dan mengurutkan genom yang hampir lengkap dari beberapa individu leluhur, mengambil keuntungan dari pendekatan pengurutan genom yang lebih baru, kata Malhi.

Tim juga membandingkan DNA purba dari individu yang tinggal di California dan bagian lain Amerika Utara untuk mencari persamaan dan perbedaan genom antar kelompok.

Individu leluhur berasal dari dua desa di dekat Teluk San Francisco, satu yang bertahan dari sekitar 490 SM hingga 1775 M, dan yang lainnya bertanggal 1345-1839 M. Atas permintaan Dewan Suku Muwekma Ohlone, Kelompok Riset Antropologi Barat Jauh menggali kedua situs tersebut sebelum pembangunan infrastruktur berskala besar.

Anggota suku Muwekma berpartisipasi dalam semua aspek kerja lapangan dan merupakan ekskavator utama dari semua penguburan.

“Ini adalah proyek penelitian yang langka, kolaboratif, dan melibatkan masyarakat, dengan anggota suku dan arkeolog bekerja berdampingan selama lebih dari satu tahun kerja lapangan, menghasilkan repatriasi pengetahuan yang luar biasa kepada komunitas keturunan,” kata rekan penulis studi Brian Byrd, seorang arkeolog dari Far Western Anthropological Research Group di Davis, California.

Artikel Terkait

Terkini Teraktual

Nawala / Newsletter