Bagikan :

Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Pixabay_Ilustrasi Sertifikat VaksinPixabay_Ilustrasi Sertifikat Vaksin

PARANGMAYA – Netizen ramai-ramai naikkan #batalkankartuvaksin, hingga menjadi trending topik di platform media sosial twitter. Tercatat sebanyak 6.678 twitt yang menyertakan tagar tersebut dalam cuitannya.

Ribuan tagar tersebut masih bertahan hingga dini hari pukul 01:15, pada Rabu, tanggal 8 September 2021.

Tagar yang berhasil menjadi trending topik di twitter dapat dijumpai oleh warganet pada laman Tren untuk anda.

Netizen menolak pemberlakuan kartu vaksin, yang disandarkan kepada undang-undang yang berlaku. Bahkan, sebagian dirujuk dari WHO.

TTI_Batalkan Kartu Vaksin

Netizen dengan akun @Reksi_Asik memposting bahwa kartu vaksin sebagai keperuan administrasi adalah lelucon.

“Kartu paksin untuk kepentingan adminitrasi lawak #batalkankartuvaksin,”katanya.

Sedangkan pemilik akun @antiketemuan bahwa bila seluruh akses membutuhkan barcode, maka sama halnya memaksa orang untuk vaksin.

” #batalkankartuvaksin Memang vaksin tidak dipaksa. Tp semua akses skg butuh barcode. Yg secara tidak langsung memaksa orang orang untuk vaksin.”tulisnya.

Detil peraturannya juga diposting oleh pemilik akun @FerdiPoniman, bahkan regulasi Internasionalnya.

“Ini ada pasal yang tertera ada hukum internasionalnya juga #BatalkanKartuVaksin”

***