Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Pic_Parangmaya Korban luka-luka Semeru

PARANGMAYA – Posko Tanggap Darurat Bencana Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru melaporkan, sebanyak 15 Orang Tewas, 27 Hilang dan 1.707 Jiwa mengungsi di 19 titik.

Laporan tersebut di perbaharui oleh Posko Tanggap Darurat Bencana Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru pada hari ini, Senin (6/12), hingga pukul 11.10 WIB.

Posko berwenang terus melakukan pengecekan, dan validasi data. Hingga hari ketiga, posko tetap menggelar operasi pencarian, dan pertolongan di wilayah terdampak.

Pihak Posko mencatat bahwa total warga terdampak mencapai 5.205 jiwa, hilang 27 dan meninggal dunia 15 orang.

15 orang yang meninggal dunia tersebut, 8 orang dari Kecamatan Pronojiwo, sedangkan 7 lainnya dari Kecamatan Candipuro.

Sedangkan jumlah warga yang mengungsi berjumlah 1.707 jiwa yang tersebar di 19 titik, sebagaimana dilansir dari bnpb.go.id pada Senin, tanggal 6 Desember 2021

Rincian sebarannya Pertama, berada di Kecamatan Pronojiwo yang terdapat 9 titik pos pengungsian, antara lain: (1) Sekolah Dasar Negeri (SDN) Supiturang 04 (2) Masjid Baitul Jadid Dusun Supiturang (3) SDN Oro Oro Ombo 3 (4) SDN Oro Oro Ombo 2 (5) Masjid Pemukiman Dusun, Kampung Renteng (Desa Oro Ombo)

(6) Balai Desa Oro Oro Ombo (7) Balai Desa Sumberurip (8) SDN Sumberurip 2 (9) Beberapa rumah kerabat di sekitar Dusun Kampung Renteng dan Dusun Sumberbulus di Desa Oro Oro Ombo.

Kedua, pos pengungsian di Kecamatan Candiro berada di 6 titik antara lain: (1) Balai Desa Sumberwuluh (2) Balai Desa Penanggal, (3) Balai Desa Sumbermujur (4) Dusun Kampung Renteng (Desa Sumberwuluh) (5) Dusun Kajarkuning (Desa Sumberwuluh) (6)Kantor Camat Candipuro.

Ketiga, sebaran pos pengungsi di Kecamatan Pasirian sebanyak 4 titik, antara lain : (1) Balai Desa Condro (2) Balai Desa Pasirian, (3)Masjid Baiturahman Pasirian (4) Masjid Nurul Huda Alon Pasirian.

Jumlah rumah terdampak berjumlah 2.970 unit, fasilitas pendidikan terdampak langsung 38 unit, jembatan putus 1 unit. Jembatan tersebut adalah Gladak Perak yang berada di Desa Curah Kobokan, penghubung antara Lumajang dan Malang.***

Sumber : BNPB

Artikel Terkait

Terkini Teraktual

Nawala / Newsletter