Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Twitter_Said Didu

PARANGMAYA – Mantan Sekretaris BUMN, Said Didu turut angkat bicara terkait banyaknya ilmuwan yang diberhentikan saat Eijkman dilebur kedalam BRIN.

Dia mengatakan bahwa “Banyak sekali ilmuwan unggul di Eijkman. Saya juga dapat informasi bahwa sekitar 1.000 orang “kehilangan” pekerjaan di lembaga yang digabung ke dalam BRIN,”ungkapnya.

“Innalillahi. Banyak sekali ilmuwan unggul di Eijkman. Saya juga dapat informasi bhw sktr 1.000 orang “kehilangan” pekerjaan di lembaga yg digabung ke dalam BRIN. Selamat tinggal teknologi,”

Said juga melanjutkan bahwa “Jika pemimpin sudah mengabaikan riset, maka jangan percaya bahwa pemimpin itu memikirkan kemajuan dan kemandirian bangsanya ke depan. Dan jangan percaya bahwa pemimpin tersebut memikirikan kemajuan generasi akan datang,”bebernya.

Tak, hanya Said Didu, karena warganet juga memposting rasa kekecewaannya atas kebijakan tersebut. Bahkan, hastag BRIN dilambungkan oleh netizen dalam platform media sosial twitter. Dan menjadi trending topik pada Minggu, tanggal 2 Januari 2021.

Hastag BRIN menjadi trending topik usai twitter Eijkman Institute memposting ucapan mohon pamit kepada masyarakat Indonesia

  Terbaru! Polisi vs Mafia Terkait Tragedi Jumat Berdarah di Rumah Dinas Ferdy Sambo, Ini Penjelasannya !

Pada akun Twitter @eijkman_inst dituliskan “Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia atas dukungan selama 33 tahun Lembaga Eijkman berkiprah dalam pengembangan penelitian Biologi Molekuler Kesehatan & Obat di Indonesia dan dunia. Mari jaga spirit & etos kerja dimanapun kita berada,”paparnya.

Postingan ini direspon oleh warganet. Diantaranya pemilik akun @riottriwardana mengatakan “Bukan cm eijkman, tapi juga lembaga-lembaga yang digabungkan jadi BRIN seperti BPPT, LAPAN, batan dll juga pun ceritanya sama, pegawai non pns mereka juga kehilangan pekerjaan, seperti puluhan awak kapal baruna jaya bppt yang sudah belasan tahun mengabdi kehilangan pekerjaan,”bebernya.

Senada dengan pemilik akun @aik_arif yang menuliskan bahwa “Tahun baru, mendengar kabar sedih tentang Lembaga Eijkman. Sekitar 120 saintis dan support staf kehilangan pekerjaan dalam sehari gegara birokrasi. Ini kehilangan besar bagi ilmu pengetahuan di Indonesia. 4 tahun pernah menulis soal Eijkman, tak menyangka akhirnya lebih tragis,”jelasnya.

Sedangkan pemilik akun @tamrintomagola memposting isak tangis para awak kapal Baruna, akibatkebijakan tersebut. Dia mengatakan  “Ini awak kapal Penelitian Ilmiah Baruna yang di-phk tanpa pesangon oleh BRIN. Rejim ini terus merusak lembaga-lembaga strategis hukum seperti KPK dan Lembaga-lembaga Ilmiah strategis seperti Lembaga Eijkman yang 120 dari 160an karyawannya juga di PHK tanpa pesangon. Otoriter tanpa wawasan !,”tegasnya.

  Terbaru! Polisi vs Mafia Terkait Tragedi Jumat Berdarah di Rumah Dinas Ferdy Sambo, Ini Penjelasannya !

“Ini awak kapal Penelitian Ilmiah Baruna yang di-phk tanpa pesangon oleh BRIN. Rejim ini terus merusak lembaga2 strategis hukum seperti KPK dan Lembaga2 Ilmiah strategis seperti Lembaga Eijkman yg 120 dari 160an karyawannya juga di PHK tanpa pesangon. Otoriter tanpa wawasan !,”ungkapnya.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia atas dukungan selama 33 tahun Lembaga Eijkman berkiprah dalam pengembangan penelitian Biologi Molekuler Kesehatan & Obat di Indonesia dan dunia. Mari jaga spirit & etos kerja dimanapun kita berada,”tuturnya.

  Terbaru! Polisi vs Mafia Terkait Tragedi Jumat Berdarah di Rumah Dinas Ferdy Sambo, Ini Penjelasannya !

***

Sumber : Twitter

Artikel Terkait

Terkini Teraktual