Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Net_Twitter Pic Gempa Bumi Afganistan

PARANGMAYA.COM – Badan Pengungsi PBB, mengutarakan keprihatinannya atas tragedi pascagempa mematikan di Afghanistan.

Tercatat sedikitnya 1.000 orang telah tewas dan lebih banyak lagi yang terluka di tengah kehancuran skala besar.

Saat ini UNHCR telah mengerahkan staf ke daerah yang paling terkena dampak yaitu di provinsi Pakitika dan Khost dari kantor lapangannya di Gardez sebagaimana dilansir dari laman unhcr.org pada Rabu (22/6/2022)

Fokusnya adalah pada operasi pencarian dan penyelamatan untuk menemukan korban selamat.

Dkhawatirkan akan lebih banyak nyawa bisa hilang, ketika orang yang selamat tidak segera dijangkau di bagian terpencil Afganistan.

Pihak berwenang Afganistan, telah meminta bantuan kemanusiaan. Dan UNHCR sedang mengirimkan pasokan dan staf untuk membantu orang-orang yang terkena dampak, bekerja dengan mitra kemanusiaan lainnya.

“Sungguh memilukan melihat tragedi ini terjadi di Afghanistan di atas krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung yang dialami warga Afghanistan setiap hari,” kata Filippo Grandi, Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi. “Saya menyampaikan simpati terdalam saya kepada rakyat Afghanistan dan terutama mereka yang kehilangan teman dan keluarga dalam bencana alam yang mengerikan ini. UNHCR berdiri bersama warga Afghanistan pada saat yang sulit ini dan akan melakukan segala upaya untuk memberikan bantuan kepada mereka yang terkena dampak.”

Afghanistan sedang mengalami krisis kemanusiaan yang mengerikan dengan sekitar 3,5 juta orang mengungsi di dalam negeri. Jutaan orang lainnya berjuang untuk bertahan hidup di tengah meningkatnya tingkat kemiskinan dan kelaparan, dengan layanan sosial di bawah tekanan besar.

“Tragedi ini sekali lagi menyoroti bahwa warga Afghanistan membutuhkan dan layak mendapatkan solidaritas dan dukungan dunia,” tambah Grandi.

UNHCR telah bekerja dengan Afghanistan selama empat dekade terakhir di Afghanistan dan negara-negara tetangga. Hampir satu juta pengungsi Afghanistan dan komunitas tuan rumah telah dibantu dengan bantuan sejak Januari tahun ini.

***

Artikel Terkait

Terkini Teraktual

Nawala / Newsletter