Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Twitter_Pic Tolak Ataturk

PARANGMAYA – Warganet ramai-ramai menolak Mustafa Kemal Atatürk dijadikan nama ruas jalan di DKI Jakarta.

Penolakan warganet ini disertai dengan postingan rekam jejak dari tokoh sekuler tersebut. Rekam jejak tersebut, antara lain : (1) Atatürk adalah sosok yang diktaktor-otoriter  (2) Menutup semua sekolah agama (3) Merubah Masjid menjadi Museum (4) Bacaan Sholat dan Adzan memakai bahasa Turki (5) Melarang Jilbab

Sebelumnya,  Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ankara, Turki Muhammad Iqbal mengatakan bahwa Indonesia akan mengganti nama jalan di daerah Menteng, Jakarta dengan nama tokoh sekuler Turki, Mustafa Kemal Ataturk.

Muhammad Iqbal selaku Dubes Ri di Ankara menerangkan bahwa “Kami sudah meminta komitmen dari pemerintah DKI Jakarta untuk pemerintah memberikan nama jalan dengan founding fathernya Turki di Jakarta. Kita tahu bahwa nama pendiri bangsa Turki adalah Mustafa Kemal Ataturk. Ia pendiri bangsa Turki, Attaturk sendiri artinya bapak bangsa Turki,”katanya (15/10/2021)

Penolakan warganet tersebut tercatat mencapai 38.700 twitt, di tranding topik twitter dengan hastag Turki hingga pukul 17.44 pada tanggal 16 Oktober 2021.

Pemilik akun @_Sridiana_3va mengatakan bahwa “Negara ini milik rakyat, bukan sekelompok orang. tolong hargai pejuang kami. tolong hargai perasaan rakyat.Negara ini tak pernah hutang apapun pada manusia ini,” tegasnya.

Sedangkan pemilik akun @masTenky mengatakan “Hati – hati ya pak @aniesbaswedan dan pemprov @DKIJakarta kalian jangan gegabah. Hal ini akan memicu kemarahan ummat islam di jakarta, Indonesia bahkan dunia islam internasional…Pelajari lg sejarah ataturk,”tuturnya.

Sedangkan akun @HeriZaldi7 menuturkan “Kalau mau menghargai perasaan umat seharusnya nama beliaulah yang pantas dijadikan nama jalan. Mengapa mesti nama Mustafa Kamal Ataturk yang terlintas?,”usulnya.

***

Sumber : Twitter

Artikel Terkait

Terkini Teraktual

Nawala / Newsletter